Hanya untuk Pria Sejati: Quartararo Seperti ‘Rambo’-nya MotoGP

1

RiderTua.com – Hanya untuk pria sejati, Quartararo bagai Rambo-nya MotoGP. Dunia media sosial ramai memunculkan lelucon (meme) tentang baju balap Quartararo yang terbuka, jelas kejadian ini bukan sebuah lelucon bagi pembalap Prancis yang menyebabkan dia kehilangan podium dan beberapa poin. Namun yang menggelitik adalah ungkapan: pemetaan (mapping) motor Fabio Quartararo dalam mode ‘Rambo’ saat mengendarai Yamaha M1 di akhir balapan GP Catalunya.. Yang jelas apa yang dialami Quartararo mengguncang dunia maya dan menjadi buah bibir..

Hanya untuk Pria Sejati: Quartararo Seperti ‘Rambo’-nya MotoGP

Jagat media sosial dengan cepat memunculkan ide meme – meme lucu sebagai media untuk bercanda tentang insiden yang merugikan pembalap Prancis itu dalam balapan tadi malam. Fabio ‘batal’ naik podium, kehilangan tempat keempat dan menerima dua penalti tiga detik yang sulit dia terima. Akhirnya dia harus puas berada di posisi ke-6 dengan hanya mendapat tambahan 10 poin..

Setidaknya dengan melihat foto-foto ini, kita berharap dia bisa tertawa, hanya berpikir bahwa lain kali tidak akan terjadi lagi. Terlepas itu kesalan dia pribadi atau perlengkapan balapnya.. 

Fakta bahwa Fabio Quartararo mencapai garis finis dengan baju balap terbuka dan tanpa pelindung dada tentu menimbulkan banyak diskusi. Situasi yang benar-benar berbahaya, dengan usulan sanksi yang datang dari banyak pihak. Faktanya, Stewards telah memutuskan untuk menambahkan penalti tiga detik ke waktu terakhir dalam balapan. Dengan cara ini, pemimpin klasemen MotoGP saat ini bergerak dari posisi keempat sebelumnya (ketiga di garis finis, tetapi kemudian diturunkan memotong lintasan) ke posisi keenam terakhir.

Banyak pembalap yang serius namun ada pula yang bercanda.. “Mungkin dia seksi” canda Pecco Bagnaia. Juara bertahan MotoGP Joan Mir, di sisi lain, dengan jelas menegaskan perlunya menjatuhkan sanksi. Dia “melemparkan” pelindung dada setelah meletakkan tangannya di setang: itu sangat berbahaya. Kita melaju lebih dari 200 km per jam, itu telah membahayakan beberapa pembalap. ”

Keputusan resmi dibuat beberapa jam setelah akhir balapan. Dan Johann Zarco semakin tersenyum: sekarang dia minus -14 poin di belakang rekan senegaranya itu. Yang dengan sanksi kedua efeknya lebih ‘terasa’ di kejuaraan..

 

 

1 COMMENT

Leave a Reply