Mamma Mia! Rekor Crash Marquez: 6 Kali dalam 2 Balapan

1

RiderTua.com – Rekor crash Marc Marquez: 6 kali kecelakaan dalam 2 balapan… Pembalap Repsol Honda mengalami jatuh sebanyak 4 kali pada akhir pekan MotoGP Le Mans. Dua crash dalam balapan hari Minggu. Meskipun begitu dia berujar, “Saya harus mengkritik diri sendiri”. Seperti diberitakan sebelumnya, masalah jatuhnya motor Honda pada kuartal pertama musim MotoGP 2021 ini menjadi perhatian bos tim. Sebanyak 25 kasus jatuh diderita empat pembalap HRC, sepertiga dari total di kelas utama.. 7 kali jatuh untuk Pol Espargaro dan Alex Marquez, 6 untuk Marc Marquez yang melewatkan dua seri Qatar. Marc mengalami dua carsh di Jerez, satu dengan kecepatan tinggi menabrak pagar pengaman udara (air fence) pada tikungan-7. Empat crash di Le Mans, dua pada balapan hari Minggu. Untungnya dia tanpa cedera, tetapi dia melewatkan kesempatan besar untuk mengumpulkan poin berharga. “Sayangnya kami tidak memanfaatkan kesempatan yang diberikan kepada kami dan jelas saya kecewa”. Sisi positifnya? Marc masih tetap tidak berubah, tak kenal takut mencari limit motor..

Rekor Crash Marquez: 6 Kali dalam 2 Balapan

Crash pertama disebabkan oleh kurang ideal-nya suhu pada ban RC213V-nya, yang kedua seharusnya tidak perlu terjadi (kurang fokus). Marc memimpin balapan selama tiga lap, sepertinya dia akan melihat podium kali ini. Kemudian Marc Marquez jatuh dengan keras di aspal Prancis.. “Saya memikirkan hal-hal lain dan saya tidak fokus pada kondisi trek. Saya berpikir untuk beralih ke ban slick. Itu sebabnya saya terlalu cepat di T-6 dan jatuh. Ini sangat mengecewakan, seharusnya saya bisa mencegah kejatuhan ini dan tidak berlebihan,” katanya…

Marc Mengkritik dirinya Sendiri

Aspek positifnya adalah mental Marc masih sama, terus menerus mencari limit, tanpa rasa takut. Dia tetap menjadi ahli strategi MotoGP yang hebat, tanpa masalah dalam race flag-to-flag, selalu reaktif seperti beberapa pembalap lainnya, tentunya juga karena kerja tim yang luar biasa. Kali ini kondisi lengan bukan alasan, justru sebaliknya. Lintasan basah membutuhkan gaya balap yang tidak terlalu menuntut fisik dan halus. GP Le Mans adalah kesempatan besar yang terlewatkan… “Saya harus mengkritik diri sendiri, dalam balapan ini (harusnya) saya bisa mencapai hasil yang luar biasa”.

Sumber dari berbagai masalah tidak melulu dari kondisi fisiknya saat ini. Namun dampak lama absen dari kelas MotoGP menyebabkan dia kehilangan sedikit polesan dan kendali atas evolusi motor. Marc tidak bisa mengikuti dan terlibat dalam pengembangan RC213V… “Ini bukan karena situasi tempat saya tinggal, tetapi karena situasi tempat saya berasal. Ini adalah ketidakaktifan yang lama, hampir setahun. Saya merasakan absennya kompetisi ini,” ujarnya..

Sulit membayangkan bisa balapan lagi, tapi tidak ada yang mustahil bagi Marc Marquez. “Kami belum memikirkan gelar tahun ini. Bahkan jika saya telah memenangkan perlombaan ini atau naik podium, saya tidak berpikir itu akan mempengaruhi peluang saya untuk meraih gelar”.

1 COMMENT

Leave a Reply