Pecco Bagnaia: Jika Kita ‘Ngeprank’ Rossi Kita Pasti Diusir dari VR46

1

RiderTua.com – Pecco Bagnaia: Jika kita ngeprank Rossi kita pasti diusir dari VR46… Masih ingat, ketika mantan pembalap MotoGP Jorge Lorenzo kena prank dengan menghilangkan mobil Lamborghini kesayangannya? Sumpah serapah dan umpatan auto keluar dari mulut rider asal Spanyol itu. Hal ini merupakan program sebuah TV Italia bertajuk ‘Le Iene’, sebuah acara televisi yang kerap ‘ngerjain’ para pesohor. Saat melihat Lorenzo kena prank dan luapan amarah yang tertangkap kamera tersembunyi di acara tersebut, bagaimana tanggapan para pembalap MotoGP?

Pecco Bagnaia: Jika Kita Ngeprank Rossi Kita Pasti Diusir dari VR46

Suatu hari, teman Lorenzo, Luca Rosiello yang sedang bermain ke Spanyol mengatakan kepadanya bahwa Lamborghini Aventador SVJ 63 Roadster miliknya dengan nomor seri 0 (punya power 770 hp dan harganya diperkirakan sekitar 700.000 euro/Rp 12 miliar) telah dicuri. Mendengar hal itu, pembalap yang berusia 33 tahun kontan langsung panik. Dia marah dan ngomel-ngomel terus. Namun endingnya, Lorenzo akhirnya lega itu semua hanyalah sebuah lelucon dan mobilnya masih mulus seperti sedia kala.

“Saya sudah melihat videonya dan dia melontarkan beberapa kata buruk di dalamnya. Tapi itu menyenangkan untuk dilihat,” kata Fabio Quartararo (Yamaha) dengan senyum lebar.

Sementara itu pembalap pabrikan Ducati, Pecco Bagnaia merasa sangat terhibur dengan tayangan itu, dia berkata, “Saya benar-benar tertawa ketika dia berkata kepada gadis itu: ‘Saya Jorge Lorenzo, juara dunia lima kali’. Dan si gadis menjawab ‘Tidak, saya tidak tahu.’ Dan dia berkata lagi ‘Bagaimana, itu tidak mungkin.’ ”

Pemimpin klasemen Kejuaraan Dunia itu juga mengungkapkan lelucon dari VR46 Riders Academy seputar mentornya Valentino Rossi. “Dulu Vale pernah berkata kepada kami, jika salah satu dari kami mempermainkannya, kami akan dilempar dari Akademi. Saya bisa membayangkan bahwa Jorge juga tidak begitu menikmatinya,” imbuh pembalap berusia 24 tahun itu.

Siswa VR46 lainnya, Franco Morbidelli lebih memilih nonton saluran YouTube milik Lorenzo. “Saya tidak melihat acara lelucon itu, tapi saya menonton videonya di YouTube, ’99 Detik’. Dan saya menyukainya. Saya suka cara dia berbicara. Tapi itu terlalu banyak Jorge Lorenzo dalam satu minggu, saya hanya nonton wawancaranya bukan acara lelucon,” ujar pembalap Petronas Yamaha itu.

“Ya, gadis itu melakukan pekerjaan dengan baik. Itu sangat lucu,” kata Joan Mir. Namun Juara dunia tahun lalu itu tidak khawatir dia bisa terjebak dengan jebakan serupa: “Saya tidak punya Lamborghini, jadi saya tidak punya masalah seperti itu,” jelasnya sambil tertawa.

Sementara itu Marc Marquez juga telah melihat acara lelucon itu. Juara MotoGP 6 kali itu berkata sambil tertawa, “Jorge baru-baru ini mengenang kejadian di tikungan terakhir di Jerez pada 2013 di kanal YouTube-nya. Mungkin dia meneriakkan hal yang sama di dalam helm, ketika dia melewati garis finis. Saya mungkin harus menanyakan itu padanya.”

Pasalnya, rookie Marc Marquez yang saat itu masih berstatus rookie, menyalip rekan senegaranya itu di tikungan terakhir GP Spanyol 2013.

1 COMMENT

Leave a Reply