Valentino Rossi Tak Ingin Salahkan Ban Michelin

1

RiderTua.com – Valentino Rossi tak ingin salahkan ban Michelin yang menurutnya terlalu soft bagi gaya balapnya.. Valentino Rossi hanya bertengger di peringkat ke-21 dalam klasemen Kejuaraan Dunia dengan 4 poin. Pada putaran ke-4 MotoGP musim 2021 di Jerez, rider Petronas Yamaha itu hanya finis ke-17. Namun tes hari Senin di Circuito de Jerez-Angel Nieto membuatnya lebih percaya diri setelah melakoni balapan akhir pekan yang sulit. Tetapi masih banyak pekerjaan yang harus dilakukannya. Rider berusia 42 tahun itu bersama krunya fokus mengerjakan set-up pada hari Senin, untuk meningkatkan fase pengereman dan masuk tikungan. Dan akhirnya menemukan lebih banyak cengkeraman pada roda belakang. Selain itu, ada bantuan teknisi dari Yamaha yang sangat membantunya. Namun, ada satu fakta bahwa saat ini ban belakang Michelin jauh lebih soft daripada yang diinginkan Rossi. “Tapi saya tidak ingin berbicara tentang ban, saya tidak ingin mengatakan ‘bannya terlalu empuk untuk saya’. Karena pada akhirnya, ban itu sama untuk semua pembalap dimana rider lain bisa mengatasinya. Jika kami ingin bersaing di MotoGP, kami harus menghadapinya dan mencobanya,” lanjut bro…

Valentino Rossi Tak Ingin Salahkan Ban Michelin

Setelah melakoni 4 balapan pertama yang sangat mengecewakan, usai tes Jerez Valentino Rossi merasa optimis menatap balapan berikutnya. Dia berkata, “Pada hari Senin perasaanku tidak terlalu buruk, itu adalah tes yang bagus. Semua yang saya coba pada hari Senin adalah sebuah langkah kecil.”

Namun, ada satu fakta bahwa saat ini ban belakang Michelin jauh lebih soft daripada yang diinginkan oleh pemenang GP 115 kali itu. “Tapi saya tidak ingin berbicara tentang ban, saya tidak ingin mengatakan ‘bannya terlalu empuk untuk saya’. Karena pada akhirnya, ban itu sama untuk semua pembalap dimana rider lain bisa mengatasinya. Jika kami ingin bersaing di MotoGP, kami harus menghadapinya dan mencobanya,” lanjut Vale.

Pembalap MotoGP hanya memiliki sedikit waktu untuk tes resmi dengan motor mereka yang sebenarnya. Bisakah The Doctor bekerja sendiri dengan VR46 Riders Academy-nya jauh dari trek balap dan Yamaha M1 miliknya, misalnya di ranchnya di Tavullia?

“Kami banyak latihan terutama di ranch. Tetapi saat kami berkendara, misalnya di Misano atau di trek lain yang lebih kecil terutama untuk lap pertama, duel satu lawan satu. Kami selalu bekerja. Masalah yang saya hadapi adalah kecepatan,” kata mentor VR46 itu secara blak-blakan.

“Saya harus meningkatkan kecepatan dan kenyamanan pada motor saya. Balapan akhir pekan lalu sangat sulit. Kami tahu sulit untuk memperebutkan kemenangan. Tapi kami harus lebih kuat dan kami ingin menjadi lebih kuat. Itu jelas. Jadi di atas segalanya kita harus bekerja dengan saya dan M1. Saya harus lebih cepat,” kata Rossi yang tak pernah lelah menekankan keoptimisannya meskipun hanya finis di urutan ke-17 di GP Spanyol.

Apalagi di tahap awal balapan, Rossi tidak terlihat agresif. “Masalahnya adalah saya tidak memiliki kecepatan. Terlepas dari kenyataan bahwa, pada awalnya kami menderita dengan Yamaha karena banyak motor lain yang memulai dengan lebih kuat,” kata kakak Luca Marini ini (Sky VR46 Avintia).

“Tapi saya tidak memiliki kecepatan, jadi sangat sulit bagi saya untuk menjadi agresif karena yang lain lebih cepat. Pada race hari Minggu, saya juga mengalami masalah yang sangat besar dengan tangki penuh. Sangat sulit untuk menghentikan motor. Saya juga merasa sulit untuk mengerem di titik yang sama dengan yang lain. Jadi saya tidak cukup kuat untuk mencoba menyalip,” pungkas putra dari mama Stefania ini.

1 COMMENT

Leave a Reply