Zarco Manfaatkan ‘Tenaga Roket’ Ducati untuk Asapi Quartararo

0
Gigi Dall'Igna: Top Speed Ducati adalah Senjata Kemenangan

RiderTua.com – Zarco manfaatkan ‘Tenaga Roket’ Ducati untuk asapi Quartararo, meski start dari P-3, abang Zarco yakin bisa menyalip Quartararo (pole position) di lap pertama dengan teknologi holeshot Desmosedici… Di satu sisi, tim Pramac Ducati bersedih atas insiden yang dialami rookie Jorge Martin yang crash dan kini harus menjalani perawatan. Namun di sisi lain, mereka puas dengan hasil yang dicapai Johann Zarco setelah berhasil duduk di tempat ke-3 di sesi kualifikasi GP Portugal. Meski pembalap asal Prancis itu juga sempat crash dan akhirnya menunggangi motor pengganti untuk meneruskan sesi kualifikasi hari Sabtu. “Senang sekali bisa berada di barisan depan. Setelah jatuh, jelas saya secara alami menjadi stres dan khawatir. Saya kemudian mencoba menarik napas dalam-dalam dan bersantai di pit,” kata juara dunia Moto2 dua kali itu.

Zarco Manfaatkan ‘Tenaga Roket’ Ducati untuk Asapi Quartararo

Zarco tampak sangat puas dengan pencapaiannya itu, dia berkata, “Saya bisa memberikan tekanan pada motor kedua. Kami membuat langkah bagus mulai Jumat hingga Sabtu. Hal ini membuat catatan waktu saya menjadi bagus.”

Pembalap berusia 30 tahun itu berkomentar tentang performa dari rivalnya, Johann Zarco menambahkan, “Fabio memang cepat, tapi ada banyak pembalap cepat lainnya. Dengan Ducati, saya bisa start dengan baik dari barisan depan. Mungkin aku bisa sedikit memimpin balapan.”

“Dalam balapan nanti, sektor kedua bisa sedikit jadi masalah bagi saya. Fabio kuat di bagian terakhir. Jika saya bisa mengikutinya dan memanfaatkan kecepatan Ducati di trek lurus, saya mungkin bisa tetap di depan,” imbuhnya.

“Lintasan memiliki gundukan, aspal baru mungkin akan dilapis ulang beberapa tahun lagi. Jika saya memiliki stabilitas lebih, saya bisa melaju lebih cepat di tikungan terakhir. Semua pembalap lebih cepat ketimbang balapan Portimao tahun lalu. Tahun lalu saya memiliki ban yang lebih lembut. Pada akhirnya, saya tidak bisa menahan posisi saya. Sekarang saya bisa menjaga kecepatan lebih baik.”

Mengenai performa kuat yang ditunjukkan pembalap MotoGP asal Prancis, Zarco mengatakan, “Fabio mengambil jalur yang berbeda. Dia lebih banyak mengenyam sekolah Spanyol, sementara saya lebih ke sekolah Italia. Saya harap kami dapat menemukan lebih banyak pembalap muda melalui federasi kami. Bagaimanapun, kami telah menunjukkan bahwa hal itu mungkin terjadi. Semoga lebih banyak talenta.”

Sebagi informasi, pada tahun 2020, Miguel Oliveira (KTM) meraih pole position di Portimao dengan 1: 38,892 menit. Saat itu, dia juga mencetak rekor di lap ke-9 dengan 1: 39,855 menit.

Leave a Reply