Aleix Espargaro: RS-GP Menuntut Secara Fisik Tapi Performanya Lebih Baik

0

RiderTua.com – Aleix Espargaro: RS-GP menuntut secara fisik tapi performanya lebih baik… Di sela-sela kesibukannya saat tes pramusim di Qatar, Aleix Espargaro menjelaskan perubahan apa saja yang telah dilakukan pada Aprilia RS-GP. Secara keseluruhan dia puas dengan motor tersebut. Satu-satunya hal yang membuatnya khawatir adalah tingkat usaha fisik yang dibutuhkan untuk mengendarai motor.

Aleix Espargaro: RS-GP Menuntut Secara Fisik Tapi Performanya Lebih Baik

Aleix Espargaro mungkin adalah kejutan terbesar di tes Qatar. Pembalap Aprilia itu nangkring di tempat ke-6 pada timesheet gabungan, bahkan dia tidak ketinggalan 0,5 detik. Di sisi lain, Aprilia adalah satu-satunya tim konsesi yang tersisa di kelas MotoGP dan kini semakin dekat untuk mencapai posisi teratas.

Tahun lalu, pembalap asal Spanyol itu juga memulai tes dengan mati-matian dengan hasil yang lumayan bagus. Tapi nyatanya, setelah musim 2020 usai, Aleix hanya menempati urutan ke-17 di Kejuaraan Dunia. Tempat terbaiknya adalah finis di posisi ke-8 di balapan final di Portimao. Jelas, itu tidak memenuhi ekspektasi Espargaro.

Tahun ini, hal tersebut kembali terulang, dia mampu tampil mengesankan dan mencengangkan di tes pramusim di Qatar. Jelas ini mengejutkan bagi tim lawan. Namun Aleix tak mau tampil buruk saat balapan, seperti yang terjadi tahun lalu.

Di sela-sela kesibukannya saat tes, pembalap berusia 31 tahun itu menjelaskan alasannya, “Keputusan kami semua mengarah ke satu arah. Kemajuannya adalah tentang stiffness (kekakuan) dan stabilitas serta mobilitas. Bagi saya, Yamaha adalah motor terbaik dalam hal ini, dan kami semakin dekat dengan sasisnya.”

Aleix Espargaro, yang menghabiskan waktu berjam-jam di ruang angkat beban dan di atas motor balap, masih merasa kesulitan selama tes. “Saya benar-benar kelelahan. Motor menuntut secara fisik. Ini lebih terlihat di tikungan cepat karena lebih sulit untuk mengubah arah. Tapi kami sedang bekerja untuk menemukan keseimbangan yang tepat. Mungkin saya hanya perlu melatih otot, kita akan lihat,” ujarnya.

Meskipun Aprilia 2021 kehilangan top speed, tapi dia memiliki mesin yang lebih halus. Posisi tempat duduknya juga berubah. “Saya sekarang merasa bahwa saya berada di dalam motor,” jelas Espargaro.

Namun, dia masih merasakan jalannya, karena perubahan kecil pada set-up berdampak besar pada lintasan. “Motor bukanlah tahap perkembangan baru. Kami mengubah detail kecil dan membuat perasaan yang sangat berbeda. Hal ini terutama terlihat saat terjadi gaya downforce dan saat melakukan akselerasi ke luar tikungan,” imbuh Espargaro.

Dia kemudian menyimpulkan, “Paketnya terasa lebih baik, tapi akan terlihat berbeda saat balapan. Kami harus menunggu.” Saat musim MotoGP dimulai di Qatar pada 28 Maret, Espargaro akan selangkah lebih maju. Semoga saja!

Leave a Reply