Stefan Bradl Jadi Rasan-rasan di Paddock, Kali Ini Datang dari Petronas

0
Stefan Bradl-HRC
Stefan Bradl- HRC

RiderTua.com – Stefan Bradl jadi rasan-rasan atau pergunjingan di paddock, kali ini kritikan datang dari Petronas, setelah protes sebelumnya datang dari KTM. Alasan mereka Bradl dan Honda punya keuntungan teknis jika tes ridernya melakukan banyak pengujian sekaligus banyak balapan.. Direktur Petronas SRT, Johan Stigefelt berujar masalah Bradl harus diperhatikan.. Stigefelt juga menjawab pertanyaan, apakah misi balapan harus dibatasi bagi tes rider?. Selain bos tim KTM, kini Petronas juga menyoroti masalah tes rider Honda.. “Stefan Bradl sudah seperti pembalap reguler. Saya tidak berpikir dia dibenarkan untuk melakukan tes, dan balapan sebanyak yang dia lakukan (seperti tahun lalu).”

Direktur Petronas SRT: Stefan Bradl Harus Ditangani

Tidak hanya Valentino Rossi yang akan turun ke lintasan dengan warna Petronas untuk pertama kalinya di tes Qatar, Cal Crutchlow juga akan melakukan debut tes ridernya di Yamaha. Petronas SRT berharap banyak dari pembalap asal Inggris yang sarat pengalaman itu, yang merupakan pembalap reguler di LCR Honda tahun lalu.

Johan-Stigefelt-Direktur-tim-Petronas

“Saya sangat senang Cal sekarang datang kepada kami sebagai tes rider. Di saat yang sama, kami juga tahu bahwa kami memiliki pengganti yang baik jika terjadi sesuatu pada pembalap kami. Pasti bagus memiliki pria seperti Cal di belakang layar yang sangat berpengetahuan dan sangat cepat. Dan itulah yang saya inginkan dari seorang tesrider, karena saya membutuhkan seseorang yang berada di lap dengan waktu turun 0,5 atau 1 detik,” tegas Direktur Tim Johan Stigefelt.

Beberapa waktu yang lalu, Direktur KTM Motorsport Pit Beirer memulai perdebatan tentang apakah jumlah partisipasi balapan untuk tes rider dan pembalap pengganti harus dibatasi di masa depan. Terakhir, jumlah sisipan pembalap wildcard yang diizinkan untuk tes rider dari tim teratas dibatasi hanya hingga 3 balapan.

Pada tahun 2020, Stefan Bradl terus beraksi untuk menggantikan bintang Repsol Honda Marc Marquez yang cedera. Mulai dari GP Brno, Bradl menjadi pembalap pengganti untuk 12 dari 14 seri balapan.

Berbeda dengan pembalap reguler, yang hanya diizinkan naik motor MotoGP pertama kali pada hari Sabtu (6 Maret 2021), sejak final Kejuaraan Dunia pada bulan November 2020. Baru-baru ini, pembalap penguji Honda itu sudah kembali sibuk menggeber RC213V.

Jika Marquez (telah terkonformasi membatalkan partisipasinya dalam tes Qatar) masih tidak fit untuk balapan pembuka musim pada 28 Maret (masih berdiskusi dengan dokternya), jelas Bradl akan mengambil keuntungan kompetitif.

Setelah presentasi tim, Direktur Petronas SRT asal Swedia itu berkata, “Stefan Bradl sudah seperti pembalap reguler. Saya tidak berpikir dia dibenarkan untuk melakukan tes, dan balapan sebanyak yang dia lakukan.”

Oleh karena itu, Stigefelt menegaskan, “Saya pikir (kasus Bradl) ini adalah sesuatu yang harus diperhatikan.”

Leave a Reply