Ekspor Mobil Suzuki Indonesia Meningkat di Awal Tahun

0
Pikap Carry yang diunggulkan
(Kompas Otomotif)

RiderTua.com – Ketika penjualan mobil di Indonesia mengalami penurunan, ekspornya masih berjalan dengan lancar. Selama ini mereka sudah memberikan hasil pengiriman ekspor yang begitu baik walau tak sebaik dulu. Hasil ekspor mobil Suzuki Indonesia hanya mengalami peningkatan hingga 7 persen saja. Meski kenaikannya cukup kecil, setidaknya itu masih lumayan lebih baik dari penjualannya di dalam negeri.

Baca juga: Suzuki Indonesia Belum Bisa Rilis Karimun Wagon R 7-Seater?

Hasil Ekspor Mobil Suzuki Mengalami Peningkatan

Sepanjang tahun 2020 lalu hingga sekarang, Suzuki termasuk merek otomotif lainnya hampir kesulitan berjualan mobil akibat kondisi yang terjadi. Akibatnya terjadi penurunan drastis pada penjualan yang didapatnya, bahkan rata-rata ada yang anjlok. Sehingga ekspor mobil menjadi salah satu cara terakhir untuk tetap bertahan.

Walau begitu, ternyata ekspor mobil Suzuki hampir tak mengalami dampak serius dari kondisi tersebut. Tercatat ada kenaikan hingga 7 persen jika dibandingkan bulan Desember tahun lalu. Hasil ini didapat dari pengiriman unit dalam bentuk CBU (completely built-up) maupun CKD (completely knock down).

(Global Suzuki)

Carry Diunggulkan

SIS sudah mengekspor mobil ke 51 negara di seluruh dunia, dari wilayah Asia, Amerika Selatan, sampai Afrika. Dan lagi-lagi Carry Pick-up model CBU yang menyumbang kontribusi terbesar dengan 35,4 persen. Disusul model CKD Karimun Wagon R sebesar 21 persen dan CBU XL7 18,4 persen.

Sepertinya baik di Indonesia maupun di luar negeri, Carry Pikap sangat disukai oleh konsumen. Memang dalam kondisi pasar yang kurang menentu hingga kini membuat penjualan mobil niaga mulai merangkak naik. Sebelumnya model ini menjadi mobil terlaris kedua di Indonesia, mengungguli kedua rivalnya, Daihatsu Gran Max Pikap dan Mitsubishi L300.

Sementara itu Karimun Wagon R cukup laris di luar negeri, walau di Tanah Air agak terpuruk, entah karena ketatnya persaingan atau keadaan pasarnya. Sementara XL7 mampu mengungguli ‘kembarannya’ sendiri, Ertiga, yang biasanya menjadi penyumbang hasil ekspor mobil Suzuki selama ini.

Leave a Reply