Jika Rossi Tetap di Honda Seperti Marquez, Bisa 15 Kali Juara Dunia MotoGP

0
Jika Rossi Tetap di Honda Seperti Marquez, Bisa 15 Kali Juara Dunia MotoGP
Jika Rossi Tetap di Honda Seperti Marquez, Bisa 15 Kali Juara Dunia MotoGP

RiderTua.com – Bukan hanya 10 gelar, jika Valentino Rossi tetap di Honda seperti Marc Marquez, mungkin bisa minimal 15 kali juara Dunia MotoGP… Rekam jejak karir The Doctor dalam kurun waktu 21 tahun, berkompetisi untuk tiga pabrikan (Honda, Yamaha dan Ducati). Dan di musim 2021 ini, pembalap yang akan berusia 42 tahun itu untuk pertama kalinya bergabung di tim satelit. Petronas-Yamaha adalah tim keempat yang dibelanya di kelas utama. Terakhir Rossi gabung Honda tahun 2003 (saat itu sudah kantongi 5 gelar dunia). Jika hingga 2020 artinya ada 17 musim, dan jika terus bersama Honda seperti Marquez, bisa nambah minimal 10 gelar lagi ( dengan kemungkinan 7 musim tidak juara). Gabungan tim raksasa Honda dan Rossi akan menjadi tak terkalahkan (seperti Marquez sekarang). Tidak ada yang melarang ‘berandai-andai’ jika suatu hal itu mungkin dan masuk akal secara matematis.. Karena saat mencapai gelar itu (2013) usia Rossi masih sekitar 34 tahun (seperti Andrea Dovizioso sekarang). Artinya jika dibalik: bukan tidak mungkin jika Marc tetap di Honda dia akan bisa juara dunia bahkan 15 kali..!

Jika Rossi Tetap di Honda Seperti Marquez, Bisa 15 Kali Juara Dunia MotoGP

Tahun 2020, Valentino Rossi menyelesaikan musim ke-21 di kelas premier (pertama mulai 500 cc, sampai tahun 2000 era MotoGP 4-tak). Selama fase ini, dia tidak terlalu sering berganti tim. Karena itu dia menghabiskan 15 tahun di Tim Pabrikan Yamaha.

Dari tahun 2000 hingga 2003, selama 4 tahun dia meraih kemenangan demi kemenangan di tim pabrikan Honda. Dan pada tahun 2011 dan 2012 dia bergabung bersama Ducati Corse. Sekarang bintang asal Italia itu memperkuat Petronas-Yamaha SRT, yang merupakan tim balap berbeda keempat di kelas utama.

Setelah memenangi gelar 250 cc pada 1999 (bersama Aprilia), Valentino Rossi segera menandatangani kontrak dengan Honda, pada usia 20 tahun untuk Kejuaraan Dunia 500 cc. Kemudian pada 2002 digantikan 4-tak MotoGP dengan 990 cc. Pada saat itu, banyak ahli menyarankan Rossi untuk tetap berada di kelas menengah selama satu tahun lagi.

Jika Rossi Tetap di Honda Seperti Marquez, Bisa 15 Kali Juara Dunia MotoGP
Jika Rossi Tetap di Honda Seperti Marquez, Bisa 15 Kali Juara Dunia MotoGP

Rossi Kesal dengan Honda

Tapi bakat Valentino luar biasa yang sedang naik daun kala itu, melihat peluang besar. Di Honda, dia mampu mengambil alih seluruh tim teknis dari juara dunia lima kali Mick Doohan, dengan kepala kru Jeremy Burgess, yang membentuk kerangka pasukannya hingga hari ini. Rossi kemudian sukses memenangkan Kejuaraan Dunia untuk Honda 2000, 2001, 2002 dan 2003.

Tetapi pembalap dari Tavullia itu merasa kesal, karena para eksekutif Honda menampilkan kesuksesannya seolah-olah hanya karena materi (motornya). Dan hal ini jelas bertolak belakang dengan motto Rossi ‘Pembalap yang membuat perbedaan’.

Pada tahun 2004, Rossi berani mengambil risiko dengan menandatangani kontrak dengan rival beratnya, Yamaha. Dimana waktu itu Yamaha belum pernah memenangkan gelar sejak 1992, meskipun mereka memenangkan gelar dengan pembalap seperti Biaggi, Checa, Melandri dan Barros. Yamaha juga tidak memenangkan satu balapan pun pada tahun 2003. Valentino Rossi dan timnya-lah yang membuat Yamaha kembali ditakuti lawan…

Namun jika Rossi tetap di Honda (yang dana balapnya tak akan habis) dan memenangkan banyak balapan ada kerugiannya juga, semua akan membosankan dan bisa ditebak pemenangnya.

 

Leave a Reply