Pecco Bagnaia: Casey Stoner Menulis Pesan ke Saya!

0

RiderTua.com – Pecco Bagnaia berujar.. “Casey Stoner menulis pesan ke saya”.. Pembalap Italia itu akan mentas di musim MotoGP pertamanya bersama tim pabrikan. Juara dunia Moto2 2018 itu mengunjungi markas Ducati di Borgo Panigale, tiga pekan sebelum tes MotoGP pertama di Losail. Bagi murid VR46 Academy ini akan menjadi musim yang harus lebih berkualitas dengan dukungan penuh dari Ducati. Di pabrik motor merah itu dia mengunjungi dan mengagumi museum, jalur produksi sepeda motor, mengobrol dengan Claudio Domenicali dan Davide Tardozzi.

Pecco Bagnaia: Casey Stoner Menulis Pesan ke Saya

Pada saat kunjungan ke museum Ducati itu, Pecco mengagumi baju balap Casey Stoner, pembalap terakhir yang memenangkan gelar dunia bersama Ducati. “Dia terlihat kecil, terlihat pendek karena bajunya. Tahun ini dia menulis pesan kepada saya, terutama setelah balapan pertama tahun ini,” kata Bagnaia.

Casey Stoner-Ducati GP7

Pekan lalu setelah presentasi resmi tim MotoGP 2021, Pecco mengikuti tes dua hari di Jerez. Meskipun tidak memakai motor MotoGP Desmosedici, tetapi dia mampu memacu adrenalin dengan motor superbike Panigale. Claudio Domenicali berharap bisa mendapatkan hasil yang bagus dari mantan juara Moto2 tersebut. “Sekarang, di satu sisi, dia (Pecco) memiliki tanggung jawab untuk menjadi bagian dari tim pabrikan. Ducati, kami memiliki tanggung jawab untuk melakukannya dengan baik. Namun di sisi lain, ada dukungan dari orang-orang yang sangat menyayangi dia. Dan Davide Tardozzi adalah salah satunya,” ujar Claudio Domenicali.

Sementara itu, Davide Tardozzi, manajer tim Ducati Corse menyatakan kata-kata pujian untuk Bagnaia. “Pecco sudah lebih dewasa di usia 24 tahun. Fakta bahwa dia memenangkan kejuaraan dunia dan melakukan hal-hal hebat tahun lalu, bahkan mencapai titik terendah dengan cedera, berarti dia harus menghadapi kesulitan terbesar sebagai seorang pembalap. Saya mengatakan kepadanya bagian yang sulit adalah tetap fokus selama sepuluh bulan dalam setahun. Bangun setiap pagi, ingin mendapatkan hasil itu. Kemudian pergi tidur di malam hari selalu memikirkan hasil itu. Ini adalah hal tersulit”.

Jack Miller Alami Infeksi Seperti Marquez

Tantangan dengan Jack Miller

Di timnya dia akan memiliki rekan Jack Miller untuk musim MotoGP ketiga berturut-turut, keduanya dipromosikan dari tim satelit Pramac. Pembalap Australia itu mau tidak mau harus menjadi kapten dan membawa Ducati ke puncak klasemen. Meski tidak mungkin membuat perubahan besar pada motor musim ini, dia mempercayai pekerjaan yang dilakukan selama musim dingin oleh para teknisi Ducati. Tes pertama Qatar akan dilakukan pada awal Maret. Jack Miller akan memainkan sedikit peran sebagai pembalap pertama, dia harus sebaik Andrea Dovizioso.

Leave a Reply