Bimbang! Quartararo Inginkan M1 2019, Vinales Malah Versi 2016

Quartararo Inginkan M1 2019, Vinales Malah Versi 2016
Quartararo Inginkan M1 2019, Vinales Malah Versi 2016

RiderTua.com – Dua pembalap Yamaha ini membuncah dalam kebimbangan.. Jika Fabio Quartararo inginkan Yamaha M1 2019, Maverick Vinales malah lebih demen motor versi 2016, nah loh. Dua pembalap Monster Yamaha tahun depan ini malah bernostalgia dengan ‘mantan tunggangannya’ di masa lalu. Pembalap MotoGP Prancis itu mendamba tunggangi motor yang dipakai Morbidelli, Vinales justru merindukan M1 racikan Jorge Lorenzo di masa lalu.. Bahkan Vinales menyalahkan Yamaha, “Kesalahan Yamaha mengganti M1 2016.. Itu motor terbaik yang pernah saya kendarai, lalu kami jadi bingung. M1 2019? Tidak cukup untuk mengalahkan Marquez. Anda butuh grip belakang, bukan power,” ujar Vinales.. Padahal selama ini, Maverick Vinales kerap mengeluhkan kondisi motor Yamaha YZR-M1 yang kalah tenaga alias underpower. Wes angel angel tuturanmu

Quartararo Inginkan M1 2019, Vinales Malah Versi 2016

Ketika Maverick Vinales ditanyai nilai berapa yang akan dia berikan musim ini, pembalap Spanyol itu selain memberikan poin kurang juga mengeluarkan pernyataan penolakan. “Saya bisa memberikannya nilai 3 atau 4, karena itu bencana. Saya tidak tahu bagaimana lagi mendefinisikannya”..

Yamaha MotoGP harus bekerja lebih keras, tahun depan harus menjadi titik balik. “Saya hanya ingin musim depan di 2021 menjadi tahun yang normal, di mana untuk memaksimalkan diri saya… Kami harus pintar dalam memilih materi baru, karena biasanya dalam tes Sepang ada banyak grip dan itu bisa membingungkan (karena di trek lain kurang cengkraman)”.

Quartararo Bingung dengan Motornya: Semua Perubahan Sia-sia

Maverick memiliki pendapat yang jelas tentang seperti apa M1 2020 terbaru itu. “Juga penting bahwa tim penguji bekerja untuk meningkatkan kualitas motornya. Saya tidak perlu lagi mencoba produk baru seperti tahun ini.. Saya berbicara dengan Sumi (Takahiro) setiap hari, mungkin saya menanyakan terlalu banyak hal kepadanya tetapi saya ingin tahu semua tentang apa yang mereka lakukan,” lanjutnya …

“Jadi kita tidak bisa melanjutkan, kita harus fokus pada hal-hal konkret. Yang kami butuhkan adalah lebih banyak cengkeraman di bagian belakang, karena ketika kami tidak memilikinya, Yamaha kehilangan DNA-nya. Menurut saya ini adalah prioritas, bahkan lebih penting dari top speed. Saya ingin menang dengan proyek ini dan kami tidak boleh lupa ketika kami memiliki cengkeraman kami sangat sulit untuk dikalahkan, tahun lalu hanya Marquez yang melakukannya”.

Vinales : M1 2019 kurang bagus

Namun, ini tidak berarti bahwa motor versi 2019, yang ditunggangi Morbidelli yang menang dalam 3 balapan tahun ini, lebih baik daripada yang sekarang. “Bagi saya motor itu ( Versi 2019) tidak cukup untuk mengalahkan Marquez… Yamaha YZR-M1 2020 telah meningkat dan kami telah melihat seberapa besar cengkeraman yang kami miliki. Namun, sekarang, diperlukan langkah maju yang menentukan”.

YZR M1 2016-2017
YZR M1 2016-2017

M1 2016 yang terbaik

Ketika ditanya generasi Yamaha YZR-M1 lansiran tahun berapa yang sangat dicintai Mawerick Vinales, buru-buru dia menyamber motor racikan Lorenzo.. “Motor 2016 adalah motor terbaik yang pernah saya kendarai… Saya ingat saat tes pribadi di Sepang, setelah MotoGP Valencia saya terus-menerus mencetak rekor di bawah 2 menit dan kemudian itu tidak mudah dilakukan, tidak ada aspal baru. Kami melakukan kesalahan saat mengganti motor itu. Sejak saat itu kami mengalami kebingungan, kami perlu menemukan stabilitas, yang kami lakukan tahun lalu tetapi kemudian kami membuat kesalahan “.

Itulah gambaran kedua pembalap tim resmi Yamaha tentang seperti apa keinginan mereka.. Membuka file lama 2016 jelas bukan hal yang mudah. Lawan terus meningkat dan berkembang dan masa ke masa. Menggabungkan frame M1 versi 2016 bahkan 2019 jelas tidak akan cocok dengan mesin versi 2020 yang beda karakternya. Namun potensi Yamaha sebagai tim besar tidak bisa dipandang sebelah mata.. Fakta kecepatan mesin M1 2019 Morbidelli yang mampu meninggalkan lawan hingga 2 detik masih dipertanyakan..? Atau ini faktor pembalapnya..? Motor yang lama jangan diungkit-ungkit lagi to mas, lihat ke masa depan.. Yang lalu biarlah berlalu.. Wes angel angel tuturanmu (2)…

2 Comments

Leave a Reply