Ford Everest Mendapat Facelift, Makin Sporty Nggak?

RiderTua.com – Mobil SUV Ford Everest mendapat facelift juga di Thailand setelah pikap double cabin Ranger. Dari penampakannya, Everest sekilas masih sama saja dengan model lamanya, tak ada ubahan yang cukup signifikan. Ford Everest mendapat facelift pada eksteriornya, dari ubahan tampilan sampai pilihan warnanya. Walau interior serta spek mesinnya masih tetap sama seperti sebelumnya.

Ford Everest Mendapat Facelift Eksteriornya

Ubahan eksterior Everest Facelift nampaknya dipinjam dari varian Sport, dengan grille mesh yang membuatnya makin gagah. Badging Everest pada kap mesinnya diberikan untuk mempertegas tampilannya, dan sekilas agak mirip dengan badging pada Xpander Cross. Bumper serta pelek 17 inci terbaru juga menambahkan kesan gagah pada model ini.

Walau desainnya dipinjam dari varian Sport, bedanya yaitu Everest Facelift mendapat aksen hitam untuk sejumlah bagian eksteriornya. Dari grille, roof rail, skid plate, kaca spion, handle pintu, pelek, sampai front fender vent. Warna baru seperti Snowflake White Pearl dan Deep Crystal Blue disediakan untuk sejumlah varian pada Everest.

Ford Everest mendapat facelift

Interior Tak Berubah

Walau eksteriornya mendapat penyegaran, interior Everest Facelift tak banyak yang berubah, mungkin karena Ford merasa interiornya masih tetap terlihat oke. Terlebih mesinnya yang berupa 2.000 cc turbo dan twin turbo diesel juga tetap sama seperti model lamanya. Mesin diesel turbo ini sudah menjadi andalan Everest selama beberapa tahun terakhir.

SUV ladder frame ini dibanderol sekitar Rp 600 jutaan sampai Rp 800 juta di Thailand. Mahal? Untuk mobil jenis Everest harga tersebut masih dianggap cukup worth it. Pembeli Everest Facelift yang masih baru akan mendapatkan garansi 10 tahun, dan itu tentu melebihi garansi yang biasanya dibawah itu. Tentu itu menjadi seusatu yang bagus dari Ford.

Soal Ford, sekali lagi model ini takkan dibawa ke Indonesia menyusul hengkangnya merek mobil tersebut karena keputusan prinsipal. Ford sempat ingin kembali jualan lagi di Tanah Air, tapi sepertinya itu hanya sekedar rumor karena hingga kini mereka tak terlihat lagi. Walau sudah tak berjualan di Indonesia, setidaknya mereka bisa bertahan di Thailand.

Be the first to comment

Leave a Reply