Dua Mantan Pembalap Ducati Berebut ‘Sekeping Roti’

Ducati kehilangan ujung tombaknya (Andrea Dovizioso) dan memulai halaman baru sejarah MotoGP.

Dua Mantan Pembalap Ducati Berebut 'Sekeping Roti'
Dua Mantan Pembalap Ducati Berebut 'Sekeping Roti'

RiderTua.com – Di pasar transfer pembalap MotoGP 2021 akan ada dua mantan pembalap Ducati berebut ‘Sekeping Roti’ di tim Italy.. Dua pion penting untuk ditempatkan di tim Aprilia yang masih kosong satu kursi-nya.. Ada Andrea Dovizioso dan Cal Crutchlow.

Dua Mantan Pembalap Ducati Berebut ‘Sekeping Roti’

Andrea-Dovizioso-dan-Cal-Crutchlow-Yamaha-Tech-3
Dua Mantan.. Mereka kompak ya..

Justru ketika ada kemungkinan besar untuk menang di Austria, Andrea Dovizioso mengumumkan perpisahannya kepada tim merah di akhir tahun … Langkah Dovi ini membiarkan pelana berharga kosong dan akan diperebutkan oleh Bagnaia, Zarco dan Lorenzo. Namun ada satu lagi pembalap yang mencari kursi kosong untuk tahun 2021. Yaitu Cal Crutchlow, meskipun kurang kuat, karena Bagnaia dan Zarco yang sudah punya kontrak dengan Ducati Corse tentu lebih utama..

Mengenai putusnya Dovi dan Ducati, Cal menyatkan tidak terkejut dengan berita itu. Merka pernah bersama-sama berbagi garasi di Ducati di musim MotoGP 2014. “Saya tidak berpikir para pembalap begitu terkejut. Kami tahu situasinya, sedikit berbeda dari sudut pandangnya. Jika pembalap merasa tidak nyaman di tim atau di atas motor, mungkin sebagian besar pembalap bisa memahami situasinya.”

Menurut Crutchlow terkait pilihan Andrea Dovizioso, tak ada gunanya bertanya kepadanya tentang masa depan Dovi, karena segalanya untuk saat ini dikelilingi oleh aura ketidakpastian. “Mungkin Dovi pergi, mungkin dia melanjutkan, kita tidak tahu. Yang pasti dia adalah aset bagus untuk MotoGP dan Ducati.”

Tes Rider

Ada beberapa opsi untuk Dovi, termasuk libur setahun. Beberapa tim menghubungi manajernya, Simone Battistella untuk mengajukan sebagai test rider dan beberapa wild card untuk musim MotoGP 2021. Atau akan berada di atas Aprilia RS-GP Andrea Iannone. Namun harus menunggu keputusan TAS pada pertengahan Oktober. Aprilia akan punya 2 pilihan pembalap bagus diantara mantan pembalap Ducati itu: Pilih Crutchlow atau Dovizioso, sekarang skenarionya bisa berubah.

Ducati kehilangan ujung tombaknya dan memulai halaman baru sejarah MotoGP. “Dia (Dovi) telah melakukan hal-hal hebat untuk Ducati selama bertahun-tahun dan telah berjuang untuk gelar juara dunia selama tiga musim terakhir. Tapi ini tidak berarti bahwa Dovi tidak tergantikan. Ini tidak berarti bahwa Ducati tidak dapat menemukan seseorang yang secepat itu atau bahkan lebih cepat dari Dovizioso. Tapi di luar itu, Ducati juga kehilangan pria baik”.

Dovi dan Cal Bersaing di Aprilia

Apakah Crutchlow berharap mendapat tempat di tim Ducati?.. Sebuah hipotesis yang sangat tidak mungkin, tapi pada saat yang sama dia tahu dia memiliki pesaing potensial di tim Aprilia. “Saya ditanyai pertanyaan-pertanyaan yang jawabannya sedikit sama dengan orang lain. Apakah itu berpengaruh pada saya? ( Dovi di Aprilia).. Saya tidak tahu”.

Massimo-Rivola-Andrea-Iannone
Massimo Rivola

Semua teka-teki itu tidak akan terpecahkan hingga tanggal 15 Oktober mendatang. Mengingat Aprilia telah memutuskan untuk menunggu Andrea Iannone. Massimo Rivola tidak akan pernah membayangkan bisa mendapatkan pembalap sekaliber Andrea Dovizioso, bahkan mengetahui bahwa perusahaannya tidak mampu membayar tuntutan gajinya.

“Dovi telah menjadi pembalap top selama bertahun-tahun. Tapi kurasa kita tidak mampu membeli orang seperti dia… Mari kita begini saja. Sangat menyenangkan kita membicarakannya. Saat ini saya tidak tahu apa-apa tentang itu. Cal Crutchlow pasti akan menjadi pilihan yang jauh lebih terjangkau…” kata Massimo Rivola..

Melihat mereka begitu kompak di Yamaha dan Ducati, seharusnya disatukan kembali di tim satelit Aprilia, dengan bantuan Dorna..

Be the first to comment

Leave a Reply