Espargaro Akan Menyesal Pindah ke Repsol Honda!

Dan Jorge Lorenzo tahu betul apa yang dideritanya di musim MotoGP 2019 bersama Honda.

Espargaro Akan Menyesal Pindah ke Repsol Honda
Espargaro Akan Menyesal Pindah ke Repsol Honda

RiderTua.com – Jorge Lorenzo adalah salah satu dari beberapa pembalap yang telah mengendarai tiga motor berbeda di MotoGP. Dia mengatakan bahwa kejayaan KTM mungkin tidak akan bertahan lama. Menurutnya Espargaro akan menyesal pindah ke Repsol Honda..

Espargaro Akan Menyesal Pindah ke Repsol Honda!

Seri sebelumnya, KTM berhasil menjadi juara dan pertama dalam sejarahnya di kelas premier. Pabrikan asal Austria itu melakukannya berkat balapan spektakuler Brad Binder sendiri. Di mana start dari grid ketujuh di balapan Brno. Fakta ini menjadi bahan perbincangan secara luas di seluruh dunia. Tak ketinggalan Lorenzo membicarakannya dalam sebuah pernyataan pada media AS saat GP Austria di Red Bull Ring.

Pembalap Spanyol mengatakan… “Jelas bahwa KTM bekerja lebih baik dari tahun lalu dan mereka telah mengambil langkah penting. Satu-satunya hal dari balapan yang sangat istimewa. Aspal Brno daya cengekeramannya sangat kecil, sangat bergelombang. Itu adalah aspal yang sangat lama dan bagi banyak motor dan beberapa pembalap khususnya, hal itu banyak merusak ban depan. Dan ketika Anda mengalami ‘graning’ (keausan) ban depan, Anda bisa melaju lebih lambat hingga dua detik, itulah yang terjadi pada Quartararo ”.

Jorge Lorenzo menambahkan, dalam kondisi normal, Quartararo akan mampu bertahan hingga akhir di barisan depan. Tetapi masalah pada Yamaha-nya tidak memungkinkannya mengulangi apa yang terjadi di dua balapan Jerez berturut-turut. “Jadi dia hanya bisa menyelamatkan posisi ketujuh. Dan saya tidak berpikir itu terjadi di balapan lain. Saya tidak berpikir Quartararo akan menyelesaikannya sejauh kemarin. Dan hal yang sama berlaku untuk Maverick dan beberapa pebalap lainnya,” kata tes rider Yamaha…

Pol Espargaro Vs Jorge Lorenzo Repsol Honda

Pol Akan Menyesal

Pol Espargaro akan meninggalkan KTM ke Honda pada 2021, keputusan yang mirip dengan yang dibuat Jorge ketika dia di Ducati, dan dia sangat menyesal. “Tentu, Pol akan menyesal, bahkan jika dia memikirkannya, dia akan menyangkalnya, karena tim masa depannya adalah Honda Repsol. Tapi saya tidak tahu apa yang akan dia pikirkan secara pribadi,” kata Lorenzo.

“Sebenarnya situasi ini akan membuat lebih dari satu orang berpikir. Pol harus menelan kerja kerasnya di KTM, seperti yang dikatakan seorang bos KTM tempo hari, dan ketika segala sesuatunya mulai bekerja dia pergi ke motor yang tampaknya sejauh ini hanya mampu dimenangkan oleh Marquez “.

Marc Marquez braking style-1

Honda adalah motor yang rumit

Dan Jorge Lorenzo tahu betul apa yang dideritanya di musim MotoGP 2019 bersama Honda. “Honda motor yang rumit, terutama di bagian depan. Ada pembalap yang tidak perlu terlalu merasakan roda depan dan ada juga pembalap yang membutuhkannya. Dalam kasus saya, selalu sangat penting untuk memiliki stabilitas di depan dan saya lebih menderita daripada pembalap lain dengan motor itu,” kenang Lorenzo…

“Saat ini, Marquez adalah satu-satunya yang mampu menang bersamanya. Menurut saya, dari luar kelihatannya lebih mudah bagi semua orang untuk membawanya seperti pada masa Stoner dan Pedrosa. Karena ada pembalap lain yang kurang lebih cocok dengannya, seperti Simoncelli, Bautista atau orang lain dan sepertinya. Marquez telah memenangkan enam gelar dari tujuh tahun, tetapi tampaknya motornya menjadi sangat ekstrim karena mereka banyak hal sesuai arahan Marquez. Dan dia memiliki gaya balap yang sangat khusus. Itu pasti berdampak negatif pada pembalap pada umumnya,” tutup Lorenzo…

Be the first to comment

Leave a Reply