Beda dengan Marquez, Fabio Quartararo akan Diterima oleh Fans Valentino Rossi

Yamaha begitu bersemangat mengontrak Fabio di MotoGP karena: Honda, Ducati, Suzuki dan KTM juga mengejar Quartararo, Yamaha harus membuatnya senang dan manajernya Eric Mahe bahagia. Dengan kontrak resmi El Diablo akan bisa di ikat di tim Yamaha..

Valentino Rossi - fabio Quartararo Andalucia 2020

RiderTua.com – Bakat luar biasa dari Fabio Quartararo muncul setelah mendapat motor yang tepat. Dia memulai karir balap internasional-nya di kelas Moto3 dengan minimnya dukungan. Kemudian di Moto2 karena tidak mendapat perhatian, dia hanya mampu memenangkan satu balapan saja. Fakta menunjukkan jika dia diberi senjata kuat dia akan hebat.. Petronas-Yamaha tak ragu menyewa motor spek A buat pembalap Prancis itu. Dan hasilnya musim ini jelas sekali, dua seri di telan bulat-bulat. Dua posisi pole di babat habis tak bersisa. Di masa depan dia akan menjadi bintang Yamaha, icon MotoGP. Dan berbeda dengan Marquez, Fabio Quartararo akan diterima oleh fans Valentino Rossi. Bukan berarti meninggalkan Valentino, karena ‘sebagian’ fans Rossi adalah penggemar merek Yamaha juga…

Beda dengan Marquez, Fabio Quartararo akan Diterima oleh Fans Valentino Rossi

Beberapa hal yang bisa mengkaitkan Fabio dan Rossi adalah keduanya pembalap Yamaha. Tentunya penggemar Rossi sebagian juga adalah pemakai motor Yamaha (meskipun tidak seluruhnya). Berikutnya Fabio Quartararo sangat mengidolakan Rossi, disetiap kesempatan Quartararo selalu menyanjung Rossi.. Bersama Rossi di atas podium kemarin juga salah satu impian yang menjadi nyata..

Berbeda dengan Marquez yang mulai menanjak karirnya dengan lembaran perselisihan dengan Rossi. Meskipun Marc juga mengidolakan Rossi mngkin karena berada di tim yang berbeda. Fabio bisa bermain lebih cantik, karena fakta di lintasan dan di dunia: penggemar Valentino Rossi terbanyak di antara semua pembalap saat ini.. Jika Valentino Rossi suatu saat pensiun.. Para fans tentunya tidak akan membuang VR46, namun akan mencari pembalap yang masih aktif saat balapan sebagai tontonan menarik dan ini masalah hati.. Dan yang paling dekat adalah dari pembalap Yamaha bukan?

Perjalanan Quartararo

Yamaha begitu bersemangat mengontrak Fabio adalah karena: Honda, Ducati, Suzuki dan KTM juga mengejar Quartararo, Yamaha harus membuatnya senang dan manajernya Eric Mahe bahagia. Dengan kontrak resmi El Diablo akan bisa di ikat di tim Yamaha..

Etienne dan Fabio Quartararo
Etienne, Ayah Fabio Quartararo

Fabio yang dulu diragukan sebagai ‘New Marquez’ tahun 2015 kini benar-benar membuktikannya.. Bedanya Quartararo memulai karir dengan ‘apa adanya‘. Meskipun begitu Ayahnya, Etienne, berjuang sekuat tenaga untuk mengorbitkan anaknya. Misalnya, keluarga Quartararo tidak mengandalkan dukungan asosiasi FFM Prancis, tetapi malah mempromosikan anaknya ke balap junior di Spanyol pada usia tujuh tahun. Di mana Fabio mendominasi semua seri junior. Ayahnya, Etienne adalah juga seorang pembalap 125cc Prancis dengan motor merek Morbidelli tahun 1981. Dan dari bakat ayahnya inilah Fabio tumbuh menjadi pembalap papan atas saat ini..

Sebelum naik kelas MotoGP 1000cc Fabio seperti ‘tersia-sia’.. Tidak seperti indahnya para pembalap Spanyol saat meniti karirnya di Honda dan di tim Estrella Galicia 0.0, di mana Alex Rins dan Alex Marquez lebih nyaman.. Fabio tidak mendapatkan apa yang harus di miliki untuk menang.. Quartararo mengeluh saat di GP Le Mans 2015 dimana mesinnya tidak sekuat rekan setimnya Jorge Navarro, karena dia tidak disukai oleh Alzamora…. Hubungannya dengan bos tim hancur, bagaimana bisa berprestasi..?

Kelas Moto3 Tersia-sia

Jelas Quartararo tak disukai oleh bos tim moto3 nya saat itu, Emilio Alzamora. Dengan tim Honda Estrella Galicia, 0.0 dia tidak bisa maksimal, padahal tim ini adalah tempat Alex Rins dan Alex Marquez belajar di MotoGP. Ada juga patah pergelangan kaki di Misano, Fabio harus menyerah di beberapa balapan. Meskipun dia menjadi sorotan di Assen dan Indianapolis dengan podium 2 dan peringkat 10 dunia di tahun pertamanya. Prestasinya di Moto3 mentok 10 besar, bagaimana di Moto2..?

Fabio Quartararo dan Ayahnya Etienne

Di Kelas Moto2

Setelah bermasalah juga dengan tim Moto2 Leopard racing, tahun 2017 Quartararo diambil tim Moto2 Sito Pons. Di tim Moto2 Sito Pons juga alami hal serupa, tersia-sia. Quartararo mengeluh karena harus membalap dengan sasis yang bengkok. Pons yang hemat tidak memiliki cukup sponsor pada waktu itu. Sponsor utama dari Spanyol, pastinya lebih memilih pembalap Spanyol. Bahkan kepala kru yang terkenal, Santi Mulero tidak bisa lebih perhatian pada Fabio secara maksimal.

Mulai nyaman

Dengan tim baru speed-up besutan Luca Boscoscuro, dia merasa nyaman . Dimana memberi Fabio kepercayaan untuk membela timnya pada tahun 2018. Di tim inilah Fabio menemukan suasana keluarga yang diinginkan yang memberinya udara segar dan menginspirasi dia dipromosikan ke kelas MotoGP di Petronas-Yamaha.

Fabio Quartararo - Andalucia 2020

Dengan suasana yang mendukung Fabio di kelas Moto2 tahun 2018 menang di Catalunya, finis kedua di Assen, menang lagi di Motegi pada 2018. Karena prestasinya itu akhirnya Fabio dilirik tim Yamaha satelit Petronas. Pada usia 20, Quartararo telah memperoleh banyak kedewasaan, bakat balapnya luar biasa, tidak pernah dipertanyakan. Dia terlihat ramah, tidak ribet, di usia 20 tahun terlihat sangat dewasa. Dan sekarang bocah ajaib dari Perancis itu mereka sebut “Fast Fabio” ada pula yang memanggilnya “El Diablo”, menyebabkan kegemparan di paddock dengan Yamaha M1.

Prestasinya dengan motor Yamaha akan meroket. Dan penggemar motor Yamaha akan mendukungnya, demikian pula beberapa dari penggemar Valentino Rossi … bukan berarti meninggalkan Rossi.

Be the first to comment

Leave a Reply