Melas, Ketika Tidak Ada Tempat Lagi di MotoGP, Danilo Petrucci Siap Pindah ke Superbike!

Danilo Petrucci: Ketika saya merasa bahwa tidak ada tempat yang tersisa untuk saya di MotoGP, saya memikirkan untuk ke Superbike..

Danilo Petrucci

RiderTua.com – Gempuran pembalap muda membuat Danilo Petrucci harus mempersiapkan masa depannya. Tidak kurang 4 pembalap muda siap menyerbu kursi tim pabrikan.. Ada Jack Miller, Bagnaia, Enea Bastianini dan Baldassarri. Danilo Petrucci tidak menolak hipotesis Superbike di akhir karirnya: “Ketika saya mengerti bahwa di MotoGP tidak ada tempat tersisa untuk saya, saya pikirkan tentang itu” katanya. Artnya Ketika tidak ada tempat lagi di MotoGP, Danilo Petrucci siap pindah ke Superbike..

Danilo masih dalam masa isolasi: “Situasi yang sulit, saya belum menyentuh sepeda motorcross selama dua bulan. Aku rindu paddock, mengendarai sepeda motor. Sulit untuk menjauh dari kendaraan roda dua. Saya tidak bisa hidup tanpa sepeda motor, saya memikirkannya di saat-saat paling sulit, saya tidak akan mampu melakukannya. Aku masih kompetitif,” katanya dalam sebuah wawancara dengan Nolan..

Persaingan Hebat, Siap ke Superbike

Bicara masalah masa depan tentunya akan berujung pada kontrak pembalap. Memang ada info kontrak akan diperpanjang namun tidak diketahui kapan Ducati akan memulai negosiasi. Sebelum atau sesudah dimulainya musim MotoGP.. Di dalam tim Merah ada persaingan hebat untuk mendapat kursi di pabrik tim. Jika ada hal yang tidak sesuai harapan Danilo akan siap untuk berpikir tentang Superbike.

“Saya selalu mengatakan bahwa di MotoGP saya masih belum merasa puas, saya bisa melakukan yang lebih baik. Ketika saya merasa bahwa tidak ada tempat yang tersisa untuk saya, saya memikirkannya (Superbike). Tetapi saya ingin melakukan aksi terlebih dahulu, menguji diri saya dan memahami batas saya. “

Pembalap yang Mengesankan Petrucci

Bicara masalah siapa pembalap yang membuatnya terkesan Petrucci berujar: “Yang pertama adalah Casey Stoner di Phillip Island pada 2012, balapan terakhirnya di sana. Dia membalap di atas semua batas, dia tampaknya dapat melakukan apa pun yang dia inginkan. Pada saat itu saya berhasil mengikutinya selama tiga tikungan lalu tidak ada lagi..

Pembalap kedua adalah Marquez dimana dia juga melakukan hal-hal yang menakutkan, Dovizioso ..dia bisa menggabungkan semua hal. Lalu Rossi, yang tidak mungkin menyalip di lap terakhir, hebat saat pengereman. Pedrosa yang begitu kecil, kebalikan dari saya, memiliki teknik yang luar biasa. Melihat dia yang mungil mengendarai motor MotoGP sangat mengesankan.

Be the first to comment

Leave a Reply