Davide Tardozzi: Honda Tahu Tanpa Marquez, Mereka Akan Mengalami Masalah!

Honda mengerti bahwa memiliki Marquez lebih penting daripada evolusi motor MotoGP nya.. kata Davide Tardozzi

RiderTua.com – Bos tim Ducati, Davide Tardozzi, berbicara tentang situasi pabrikan Italia itu saat ini. Selain itu, dia juga menyinggung masalah pembaruan Marc Marquez untuk empat musim lagi. Ducati adalah pabrikan yang paling banyak menurunkan motornya di MotoGP. Dengan satu tim resmi dan 2 tim satelit. Meski kondisi krisis namun mereka siap dengan 6 motor untuk memulai balapan.. “Kami sudah memiliki materi untuk tahun ini. Mempersiapkan motor untuk keenam pembalap bukanlah masalah. “.. Davide Tardozzi mengatakan bahwa Honda tahu tanpa Marquez, mereka akan mengalami masalah..

Davide Tardozzi: Honda Tahu Tanpa Marquez, Mereka Akan Mengalami Masalah

Pembicaraan dan proposal tentang: Satu motor per pembalap di MotoGP dan balapan ‘flag to flag’ untuk ganti pembalap di kategori MotoGP adalah tidak mungkin… “Proposal ini hanya untuk menghemat uang dan memungkinkan tim seperti Pramac dan Avintia untuk menghemat uang. Jelas bahwa untuk membuat proposal ini, akan perlu untuk mengubah peraturan seperti di Moto3 dan Moto2. Ducati adalah satu-satunya yang membuat penawaran ini, tetapi itu hanya proposal. “.. Meskipun setelah pertemuan konferensi jarak jauh ( teleconference), akhirnya disukai oleh produsen lainnya.

 Bicara mengenai kontrak pembalap, Davide Tardozzi menyinggung Yamaha dan Honda. Terutama Honda, dengan pembaharuan kontrak Marc Marquez selama empat tahun lagi dengan tim yang telah memberinya mahkota juara hingga enam kali.

“Honda mengerti bahwa memiliki Marquez lebih penting daripada evolusi motornya. Mereka tahu bahwa tanpa Marquez, Honda akan mengalami masalah. Saya pikir menjaga Marc adalah satu-satunya hal yang mereka pikirkan,” kata Tardozzi.

Tardozzi juga menganggap bahwa Yamaha juga melakukannya dengan sangat baik, mereka melakukannya pada waktu yang tepat, mengontrak pembalap muda Maverick Vinales dan Fabio Quartararo selama dua musim.

Be the first to comment

Leave a Reply