Ternyata Ini Hasil Penjualan Captiva ‘Almaz’ di Thailand

RiderTua.com – Mobil – Chevrolet Thailand mengumumkan bahwa mereka takkan memproduksi atau menjual mobil disana lagi. Sehingga Wuling Motors Indonesia yang mengekspor ‘Almaz’ terancam kehilangan pasar tujuannya. Selama dijual disana, ternyata penjualan Captiva cukup mengejutkan. Ternyata ini hasil penjualan Captiva ‘Almaz’ di Thailand.

Baca juga: Chevrolet akan Berhenti Jualan di Thailand

Ternyata Ini Hasil Penjualan Captiva ‘Almaz’ di Thailand

Memang selama ini Wuling Indonesia yang memasok Captiva di Thailand, mengingat Almaz dan Captiva merupakan mobil kembar. Setelah mengumumkan itu, Captiva kini menjadi rebutan konsumen Negeri Gajah Putih. Tapi sebenarnya berapa besar penjualannya?

Mengutip detik.com (24/02/2020), ternyata hasilnya tidak terlalu bagus. Dengan penjualan bulan September hingga Desember 2019 yang mencapai 530 unit. Padahal Wuling mengekspornya hingga 2.642 unit.

Angka tersebut ternyata yang paling besar, dan itu termasuk dalam jumlah ekspor ke dua negara lain seperti Brunei Darussalam dan Fiji. Total keseluruhannya mencapai 2.696 unit yang diekpsor ke tiga negara tersebut. Sepertinya Brunei dan Fiji mendapat jatah paling sedikit dari Thailand, dan kenyataannya cukup ironis.

Memang Thailand sudah menjadi pasar otomotif paling berpotensial bagi Wuling. Tak hanya Wuling tapi produsen mobil lainnya di Indonesia. Namun sepertinya penjualan Captiva tak seimbang dengan jumlah unit yang dikirimkannya tersebut.

Setelah Chevrolet pergi, entah bagaimana dengan nasib Captiva nantinya. Apakah nanti akan dialihkan ke negara lain atau rencana lainnya. Itu semua masih menunggu keputusan dari pihak General Motors.

Be the first to comment

Leave a Reply