Maverick Vinales: Menjadi Pembalap Tercepat Saat Tes Sepang Tidak Penting!

Vinales mengadaptasi skenario yang berbeda dari semua pembalap Yamaha. "Misalnya, ketika ada sedikit cengkeraman, atau dengan tangki penuh atau atau setengah untuk melakukan flying lap, kita harus siap untuk semua hal ini,"

RiderTua.com – Maverick Vinales pada tes hari pertama MotoGP Sepang berada di posisi ke-4 dengan pembalap satelit Petronas, Quartararo yang menguasai. Maverick Vinales: menjadi pembalap tercepat saat tes Sepang tidak penting.. tidak berarti apa-apa..

Vinales lebih lambat 0,252 detik di belakang Fabio. “Saya merasa baik, tetapi kami belum mencoba flying lap,” kata pembalap Spanyol itu. Seberapa baik seorang pembalap dalam tes ini tidak diukur dengan waktu lap-nya. “Bagi saya, hal terpenting adalah kami mempersiapkan diri untuk balapan di Qatar. Tidak masalah menjadi yang tercepat sekarang. Penting untuk bersiap dan memiliki peluang maksimum untuk cepat dalam balapan.”..

Maverick Vinales: Menjadi Pembalap Tercepat Saat Tes Sepang Tidak Penting!

Vinales mengadaptasi skenario yang berbeda dari semua pembalap Yamaha. “Misalnya, ketika ada sedikit cengkeraman, atau dengan tangki penuh atau atau setengah untuk melakukan flying lap, kita harus siap untuk semua hal ini,” kata Vinales. Jadi tidak masalah baginya.. “Jika saya finis pertama, kelima atau keenam di tes ini”.

Jadi Apa yang Penting?

Dalam tes Sepang Vinales ingin mengerjakan hal lain yang lebih banyak dan penting. Kelemahan yang selalu dia alami adalah pada 10 lap pertama. Hal ini menurutnya mempengaruhi lap pertama dalam perlombaan. “Menurut saya, ada yang paling penting dengan motor kami. Karena setelah lap sepuluh kita memiliki ritme untuk memenangkan perlombaan. Tetapi dari lap pertama hingga ke kesepuluh kita selalu sedikit kesulitan.”

Jadi tugas Vinales saat ini adalah mencoba meningkatkan itu dan kemudian dia akan fokus pada lap time. Jika dia sudah merasa baik dengan masalahnya dia akan mencoba menekan dan memulai ‘time attack’ alias mencari waktu tecepat. “Saya pasti akan mencoba untuk masuk ke top 3” kata Vinales.

Namun ketika dia merasa belum siap, timnya akan fokus pada masalah yang dihadapi saat balapan lagi dan mencoba untuk memperbaiki hal-hal ini karena mereka tidak terlalu fokus selama bertahun-tahun. “Tahun lalu kami tidak punya waktu untuk fokus pada saat start.” mungkin Vinales berbicara tentang perangkat holeshot, yang membantu motor melejit di lap pertama setelah start..

Masalah kecepatan saat start menjadi salah satu poin paling kritis dalam balapan, kata Vinales. “Bertahun-tahun ketika saya start di depan, saya memiliki kesempatan untuk menang, dimana kesempatan itu hilang karena masalah yang disebutkan tadi”.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP 10):

  1. Yamaha dan Kudeta Politik Transfer Pembalap MotoGP, Picu Komentar Agostini Tentang Rossi dan Lorenzo
  2. Valentino Rossi Lebih Pilih ke Tim Satelit Petronas dengan Morbidelli daripada Lorenzo
  3. Biang Masalah Yamaha M1, Ujung-ujungnya Ban Michelin Juga!
  4. Hasil Tes Shakedown Sepang Day-3: Debut Menjanjikan Lorenzo
  5. Livery Baru Motor M1 2020 Valentino Rossi Ubahannya Minimalis
  6. Tim Satelit Suzuki Sky VR46 Mungkin Terwujud di 2022?
  7. Begini Cara Yamaha Merayu Quartararo!
  8. Honda Perkenalkan Livery Baru RC213V Repsol 2020, Apa Saja Bedanya?
  9. Valentino Rossi ke Tim Satelit, Petronas Bagai Mendapat Durian Runtuh!
  10. Marc Marquez Waspada dengan Skuad Yamaha 2020, Ada Sesuatu di Tim Garputala Itu!

Be the first to comment

Leave a Reply