Tidak Seperti Rossi, Rea Berencana Pensiun Sebelum Usia 40 dan Akhiri Karirnya di Kawasaki

Skenario Jonathan Rea untuk karirnya adalah 'pensiun saat berada di puncak'

RiderTua.com – Jonathan Rea tidak berencana membalap untuk pabrikan selain Kawasaki. Bahkan jika memutuskan untuk pensiun pada akhir 2020 ini, itu akan bergantung dari apa yang direncanakan pabrikan Jepang itu. Tidak seperti Rossi, Rea berencana pensiun sebelum usia 40 dan akhiri karirnya di Kawasaki..

Tidak Seperti Rossi, Rea Berencana Pensiun Sebelum Usia 40 dan Akhiri Karirnya di Kawasaki

Bulan depan dia sudah berusia 33, sejak pindah ke Tim Balap Kawasaki pada tahun 2015, Jonathan Rea selalu sukses. Statistik yang berbicara: 5 gelar dunia, 73 kemenangan, 126 podium, 19 posisi pole, 57 lap tercepat, dan rekor demi rekor yang dirobek satu demi satu. Pada musim balap 2020, pembalap asal Inggris itu akan mencoba menjadi juara dunia WSBK untuk keenam kalinya.

Tidak Seperti Rossi

Dan setelah itu ? Belum ada yang direncanakan. Tidak seperti Valentino Rossi atau Max Biaggi, dia tampaknya tidak ingin membalap lebih dari 40 tahun. “Saya tidak perlu membalap sampai akhir hidup saya. Dari sudut pandang ekonomi saya baik-baik saja, saya memiliki kehidupan yang baik bahkan di luar balap. Saya suka hari-hari saya di motor dan kompetisi secara umum,” katanya dilansir media Speedweek.

Pensiun Selagi di Puncak Kejayaannya

Namun rencana dalam waktu dekat akan ditentukan oleh Kawasaki. “Apakah saya melanjutkan atau tidak, akan banyak bergantung pada apa yang ingin dilakukan Kawasaki pada tahun 2021. Tergantung pada itu, saya bahkan mungkin berpikir untuk pensiun. Karena hal itu membuka kemungkinan penarikan diri saya dari kompetisi Superbike dalam waktu kurang dari satu tahun. Dengan, tidak diragukan lagi, keinginan untuk skenario ‘pergi saat berada di puncak’,” tambah Jonathan Rea.

Jonathan Rea

Ingin Bekerja untuk Kawasaki

Setelah pensiun-pun Jonathan Rea bahkan berharap untuk terus bekerja untuk Kawasaki di masa depan. “Jika saya memutuskan untuk pensiun, saya akan berbicara dengan Kawasaki untuk mencari tahu apakah ada tempat untuk saya di perusahaan setelah balapan. Mungkin sebagai tes rider, duta merek (brand ambassador) atau mengelola tim”.

Rea ingin tetap aktif di dunia balap walau tidak membalap lagi. Apa pun dan melakukan sesuatu.. Karena orang Inggris itu tidak ingin menganggur: ” Jika saya menghabiskan hari itu duduk di sofa dengan istri saya, saya pikir saya tidak akan lama akan meminta cerai! “.. katanya setengah bercanda..

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP7):

  1. 5 Berita Utama yang Akan Menjadi Pusat Perhatian dan Kejutan di MotoGP 2020
  2. MotoGP 2020: Senjata Rahasia Baru Ducati, Swingarm dengan Proses Selective Laser Melting
  3. Valentino Rossi Pindah Tim Satelit Yamaha, Jadi Bahan Tertawaan atau Langkah Cerdik?
  4. Motor yang Dirindukan Rossi adalah Honda RC211V ‘Big Bang’ 5 Silinder!
  5. Marc Marquez: MotoGP 500cc Motor Balap Tanpa Elektronik, Honda NSR500 Motornya Pria Sejati!
  6. Rossi Belum Bisa Juara Dunia dengan Mesin 1000cc, Namun Valentino Penguasa MotoGP 990cc!
  7. Banyaknya Penggemar dan Media Membuat Rossi Tidak Bisa Menikmati Kehidupan di Paddock Lagi

Be the first to comment

Leave a Reply