Yamaha Kesal, Jonas Folger Dipecat Karena Ikut Balap Moto2 Tanpa Persetujuan Lin Jarvis

Folger menunjukkan bahwa prioritasnya bukan lagi Yamaha tetapi kembali ke kompetisi, itu membuat Yamaha kesal.

RiderTua.com – Pembalap uji Yamaha MotoGP tahun lalu, Jonas Folger tidak dipertahankan untuk musim 2020. Keputusan ini diumumkan pada awal November lalu. Walau sudah ada perjanjian secara lisan, bahwa Folger akan segera mendapatkan kontrak. Namun pembatalan itu terjadi secara tiba-tiba.. Yamaha kesal, Jonas Folger dipecat karena ikut balap Moto2 tanpa persetujuan Lin Jarvis

Yamaha Kesal, Jonas Folger Dipecat Karena Ikut Balap Moto2 Tanpa Persetujuan Lin Jarvis

Rencana Yamaha berubah pada GP Malaysia, tempat pertemuan diadakan. Ketika kemungkinan memiliki Johann Zarco sebagai tester hilang, Yamaha memutuskan untuk mundur pada proyek tim uji Eropa mereka. Sebagai tes rider ditunjuk Katsuyuki Nakasuga dan Kohta Nozane.

Bos Yamaha MotoGP percaya bahwa konfigurasi ulang tim uji Eropa tanpa Jonas Folger, akan lebih efisien dan terkoordinasi dengan lebih baik.

Yamaha Kesal

Bos Lin Jarvis rupanya kesal, dia menyesalkan bahwa orang-orang di tim proyek Eropa tidak sepenuhnya berkomitmen. “Berdasarkan pengalaman kami pada tahun 2019, kami memutuskan untuk tidak mengikutkan Jonas pada tahun 2020. Karena fakta bahwa itu adalah solusi yang tepat tidak memiliki konsensus di antara semua orang dalam kelompok itu.” kata Jarvis.

Kesalahan apa yang dilakukan Jonas Folger?.. Fakta bahwa selama musim 2019, Folger menunjukkan bahwa prioritasnya bukan lagi Yamaha tetapi kembali ke kompetisi, hal itu membuat Yamaha kesal. Seperti saat dia ikut balapan Moto2 di Republik Ceko. Jonas Folger ikut balapan itu tanpa persetujuan Lin Jarvis.

Katsuyuki Nakasuga dan Kohta Nozane

Masalah Tim Uji Eropa dan Jepang

Koordinasi tim uji yang lebih efisien adalah tujuan Yamaha tahun 2020. Salah satu masalah Yamaha adalah cara orang menguji di Eropa berbeda dari apa yang dilakukan oleh orang lain di Jepang. Jadi sulit untuk membandingkan informasi yang sama, perasaan yang sama, interpretasi yang sama karena Yamaha memiliki metode kerja yang berbeda, pendekatan yang berbeda.

Lin Jarvis akhirnya memutuskan metode baru tahun 2020. “Yang kami putuskan untuk tahun depan adalah menggunakan tim tes yang sama, jadi tim Jepang juga akan melakukan tes Eropa. Ini tidak seperti memiliki tim uji Eropa dan Jepang. Ini adalah tim tunggal, yang akan melakukan perjalanan ke Jepang dan juga di sirkuit Eropa untuk melakukan apa yang perlu mereka lakukan. “

Jonas Folger ke Superbike

Jonas Folger merintis jalannya sendiri di dunia balap. Sepertinya dia akan lepas dari Yamaha seutuhnya. Dia menemukan perlindungan di tim MGM Racing. Dia akan menjadi pembalap di kejuaraan nasional Superbike Jerman. Tujuannya adalah setelah memenangkan gelar nasional akan tampil di kejuaraan dunia Superbike, untuk mempersiapkan diri menjadi pembalap permanen di WSBK pada tahun berikutnya.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP7):

  1. 5 Berita Utama yang Akan Menjadi Pusat Perhatian dan Kejutan di MotoGP 2020
  2. MotoGP 2020: Senjata Rahasia Baru Ducati, Swingarm dengan Proses Selective Laser Melting
  3. Valentino Rossi Pindah Tim Satelit Yamaha, Jadi Bahan Tertawaan atau Langkah Cerdik?
  4. Motor yang Dirindukan Rossi adalah Honda RC211V ‘Big Bang’ 5 Silinder!
  5. Marc Marquez: MotoGP 500cc Motor Balap Tanpa Elektronik, Honda NSR500 Motornya Pria Sejati!
  6. Rossi Belum Bisa Juara Dunia dengan Mesin 1000cc, Namun Valentino Penguasa MotoGP 990cc!
  7. Banyaknya Penggemar dan Media Membuat Rossi Tidak Bisa Menikmati Kehidupan di Paddock Lagi

Be the first to comment

Leave a Reply