Bahkan Keledai Tidak Jatuh di Lubang yang Sama, Yamaha Pernah ‘Tertipu’ Performa Vinales !

RiderTua.com – Maverick Vinales mendominasi di tes pramusim MotoGP Valencia dan Jerez. Menganalisis kesalahan masa lalu Yamaha, dimana pada 2016 mereka juga memulai perjalanan yang membuahkan hasil yang baik pada awal musim 2017, Maverick memulai musim balap saat itu dengan cemerlang. Yamaha puas, semuanya tampak baik-baik saja. Bahkan Keledai Tidak Jatuh di Lubang yang Sama, Yamaha pernah ‘Tertipu’ performa Vinales !

Bahkan Keledai Tidak Jatuh di Lubang yang Sama, Yamaha Pernah ‘Tertipu’ Performa Vinales !

Kenyataannya, Yamaha telah mengambil jalan yang salah, sementara lawan bekerja dan berinvestasi di sektor lain yang lebih menguntungkan seperti elektronik dan aerodinamika. Yamaha di paruh kedua semakin tertinggal.. Bahkan berlanjut ke musim berikutnya ( 2018).

Bukan Salah Vinales

Bukan Vinales yang salah.. Tapi kerja tim. “Kami memiliki sekelompok orang yang bekerja pada sasis, sekelompok insinyur yang mengerjakan elektronik, dan kemudian kelompok mesin. Tetapi dalam situasi di mana semua orang bekerja bersama, melihat motor sebagai satu unit, kami bukan kelompok.. Kesalahan ini dapat disebabkan oleh kenyataan bahwa kami memiliki masalah di beberapa area, dan sering terjadi kebuntuan diantara kelompok “. kata Jarvis.

Sadar tidak ingin mengulang kesalahan yang sama. Kini Yamaha mulai bangkit dengan perubahan besar-besaran.. Terus bekerja di belakang layar untuk membuat tempat dalam perjuangannya untuk Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.

YZR-M1 2020 = Produk Era Baru Yamaha

YZR-M1 2020 yang terbaru, yang diturunkan di Valencia dan Jerez, adalah langkah maju. Secara kasat mata mungkin ini adalah ‘gejala’ yang sama. Maverick Vinales dan pembalap Yamaha melejit di barisan depan. Tetapi sosok yang muncul dibalik itu berbeda dengan masa lalu. Lebih jelasnya adalah perubahan dalam metodologi kerja dan organisasi tim, dalam komunikasi antara Jepang dan Eropa. “Lebih dari segalanya, ini adalah sikap berpikiran terbuka, ini adalah perubahan terbesar,” kata Managing Director Yamaha Motor Racing, Lin Jarvis..

Apa yang Dilakukan Yamaha?

Cara baru yang ditempuh tim garputala adalah: mulai mengubah beberapa posisi teratas. Pemimpin proyek MotoGP Yamaha, Kouji Tsuya diganti Takahiro Sumi. Kouichi Tsuji, presiden Yamaha Motor Racing, digantikan oleh Hiroshi Ito. Hingga kedatangan insinyur dan mekanik generasi baru. “Pemulihan yang kami lakukan musim dingin lalu membawa kami ke hubungan yang lebih terbuka dengan mereka dan dengan masalah.” kata Jarvis..

Pendekatan baru berlaku untuk tim Iwata: “Sekarang kami tahu di mana kami membuat kesalahan, kami perlu menemukan solusi dan kami membutuhkan semua orang di dalamnya. Ini adalah pendekatan yang sama sekali baru untuk pengembangan kami, ” tambahnya..

Yamaha MotoGP Team Japan Motegi

Proses Perubahan Mentalitas Tim

Perubahan mentalitas Yamaha belum mengarah pada kemenangan gelar MotoGP, tetapi di paruh kedua musim 2019 jelas bahwa ada sesuatu yang berubah. Maverick Vinales adalah salah satu sedikit yang telah mengalahkan Marc Marquez. Sekarang tujuannya adalah untuk memulai tahun 2020 lagi setelah tahun 2019 berakhir. Tetapi untuk melakukannya, satu kata yang sudah disetujui tim dan pembalap Yamaha dan harus dicapai yaitu ‘Top Speed’.

Manajer tim Massimo Meregalli mengatakan mereka sedang berpacu melawan waktu menuju tes Sepang untuk mengimbangi Honda dan Ducati di MotoGP. “Jelas pembalap selalu menginginkan lebih, tetapi kami dapat secara bertahap meningkatkan driveability dan top speed, dan itulah yang ingin kami raih. Sekarang kami harus meningkatkan top speed dan saya yakin kami akan berhasil”.

Trending Artikel Minggu Ini ( TOP5):

  1. Bos Tim Yamaha: Top Speed Yamaha Akan Dinaikkan Secara Bertahap!
  2. Di Jerez Semangat Rossi Bagai Rider Usia 20 Tahun, Kondisi Hujan ‘Tempuh Jakarta-Cilacap’
  3. Hasil Final Tes Pramusim 2020: Yamaha Perkasa, Vinales Tak Terkalahkan di Valencia dan Jerez!
  4. Top Speed M1 2020 yang Asli Baru Bisa Terkuak di Trek Qatar !
  5. Yamaha M1 2020, Lebih Garang di Gigi ke-5 dan ke-6 Dibanding Versi Lama!

Be the first to comment

Leave a Reply