Kebingungan Tim Yamaha MotoGP: Lucu, Ternyata Motornya Tidak Berubah Selama 5 Tahun!

RiderTua.com – Yamaha MotoGP bingung?.. Setidaknya hal ini diungkap oleh salah satu insinyur yang paling tahu seluk beluk Yamaha dan cara kerja internal tim resmi. Dialah Ramon Forcada yang saat ini di transfer ke tim satelit Yamaha setelah sebelumnya cek-cok dengan Maverick Vinales. Berikut ini kebingungan tim Yamaha MotoGP: Lucu, ternyata motornya tidak berubah selama 5 tahun!

Forcada menjawab kepada wartawan saat ditanya tentang masalah yang dihadapi tim Iwata selama tiga tahun dari sekarang. Orang Spanyol itu percaya, masalah di Yamaha disebabkan oleh kurangnya kontrol yang telah terjadi dalam evolusi sasis Yamaha YZR-M1.

Motornya Tidak Berubah Selama 5 tahun

Menurutnya motor M1 tidak berubah selama 5 tahun terakhir..!. “Yamaha adalah motor yang sama selama lima tahun, ini adalah sebuah kebenaran. Dengan sasis misalnya ada perubahan kecil di sektor sasis, karena kondisi kontrak ada beberapa pembalap memakai sasis resmi, yang lain adalah sasis tahun lalu, sasis dua tahun lalu …

Kelucuan Yang Lain….

Pembalap pabrikan Yamaha bingung saat Quartararo melaju cepat dengan sasis lama. Kedua pembalap tim resmi Yamaha meminta sasis yang dipakai Quartararo ( sasis tahun lalu). Ketika Quartararo diberi sasis yang baru juga cepat, semua pembalap akhirnya kembali lagi ke sasis yang baru. Insinyur Yamaha saat ini sedang melakukan uji coba part-part baru, tetapi mereka tidak menggunakannya karena hasilnya tidak lebih cepat. Mereka “buang” kata Forcada sambil tertawa..

Semua kondisi ini menggambarkan bagaimana insiyur Yamaha kebingungan. Dan menurut pendapat Forcada, para insinyur Jepang sendiri yang berlokasi di Iwata mengalami “sedikit kekacauan mental”. Itulah yang tepat jika dikatakan kondisi ini ‘sedikit membingungkan kru di lintasan’, sumbernya dari insinyur itu sendiri.

Karena para insinyur pasti akan mengatakan part baru akan berfungsi lebih baik. Nah, para pembalap tim resmi ( Rossi dan Vinales) membuktikan bahwa merekalah yang pertama kali mencoba dan mengatakan bahwa mereka baik-baik saja dengan part baru itu. Tetapi mereka yang tidak memakai part baru ( Quartararo) lebih baik daripada mereka. Quartararo dan Morbidelli mengatakan mereka baik-baik saja dengan part lama… Kondisi ini cukup menggelikan jika para insinyur mengatakan ” gunakan part baru, ini akan berjalan lebih baik”, namun jika pembalap satelit yang memakai part lama lebih baik bagaimana?

Merenung..

Forcada percaya bahwa Yamaha harus berhenti sejenak dan merenungkan apa yang terjadi saat ini agar tidak mengulangi kesalahan yang sama ini di masa depan. “Saya pikir bos Takahiro Sumi (pemimpin Proyek MotoGP Yamaha) sedang memikirkan sesuatu di kepalanya, karena saya berbicara dengannya. Kita harus fokus dan berhenti, mencari titik awal, karena semua ini adalah motor yang sama, suspensi yang dua tahun lalu menjadi bencana dan sekarang berjalan dengan baik … Apa yang telah berubah?Elektronik telah berubah, tetapi sama, yang terjadi adalah mereka telah belajar sedikit untuk mengelolanya.” kata Forcada..

Tentang Quartararo

Akhirnya, Ramon Forcada berbicara tentang apa yang dilakukan Fabio Quartararo di tahun debutnya di MotoGP. “Jelas bahwa motor Fabio, berjalan baik, biasanya dia yang tercepat tetapi tidak di semua balapan.” Dan menariknya motor Quartararo ternyata itu adalah salah satu motor yang memiliki setingan paling standar dari semua motor di Yamaha, tidak menyentuh apa pun, tidak ada ubahan. Artinya motor Yamaha memang tetap dari dulu. Disinyalir yang berubah adalah kondisi dari luar.. Seperti ban Michelin..

Jadi menurut Forcada Yamaha harus tenang dan tidak buru-buru menciptakan part baru. Pembalap tidak membutuhkan part baru. Tim harus merenungkan apa penyebabnya, karena sejak lama semua pembalap mengatakan motornya kurang cepat, tidak mampu berakselerasi, motor tidak bisa lari ….

Tentunya itu adalah pendapat pribadi seorang Forcada, sementara semua insinyur, menciptakan part baru adalah pekerjaannya… Yang tepat adalah biarkan insinyur menciptakan alat baru, tapi harus terbukti efektif, lebih bagus dari part lama… Kalau insinyur diminta berhenti menciptakan part baru, mereka nganggur bukan ? IMHO..

Trending Artikel Minggu Ini ( Top7):

  1. Pisah dengan Rossi MotoGP Gemetar, Dorna Mencari Sosok ‘Pembalap yang Tepat’
  2. Rossi Dilepas Yamaha? Ingat Sponsor Yamaha yang Hengkang Saat Ditinggal Valentino!
  3. Melas, Hafizh Syahrin Pembalap Tanpa Gaji, Tanpa Sponsor dan Biaya Sendiri !
  4. Ketakutan Marquez Jika ‘Butter Hammer’ dan Insting Balap Quartararo Muncul di Yamaha M1 !
  5. Bursa Rider 2021: Vinales Dilepas Yamaha? Sudah Ada Tawaran dari Suzuki, Ducati, Honda !
  6. Senjata Ampuh Yamaha M1 2020 dan El Diablo Akan Membuat Hidup Marquez Seperti di Neraka!
  7. Neil Hodgson: Lorenzo Harus Keluar dari Honda Kembali ke Yamaha untuk Selamatkan Karirnya!

Be the first to comment

Leave a Reply