Sistim Holeshot Aprilia dan Ducati Beda, Efeknya Waktu Start Meningkat 0.2 detik !

RiderTua MotoGP – Semua tim pasti selalu berusaha menemukan sesuatu yang membuat motor bisa lebih cepat dari pesaingnya. Segala teknologi dijejalkan ke motor balap prototipe mereka. Pengembangan alat Ducati yang terakhir adalah perangkat holeshot yang berguna saat motor melakukan start untuk mencegah roda depan mengangkat. Walau sistim ini bukan hal baru namun secara cara kerjanya berbeda. Bahkan Aprilia mengklaim holeshot miliknya tidak sama dengan Ducati. Sistim Holeshot Aprilia dan Ducati Beda, Efeknya Waktu Start Meningkat 0.2 detik !

Sistim Holeshot Aprilia dan Ducati Beda

Ducati memperkenalkan sistem baru ini pada akhir musim lalu. Tujuannya untuk membantu pembalap agar mampu melakukan start lebih baik. Perangkat Holeshot ini di Ducati bekerja dengan mencoba mengunci damper pada bagian belakang dan menurunkannya. Penempatan alat pengoperasiannya juga beda, di Ducati diaktifkan dengan semacam skrup ” Kuping” di garpu depan tengah.

Menurut peraturan, perangkat Holeshot  ini harus dioperasikan secara mekanis oleh pembalap. Sistem dinonaktifkan segera setelah pembalap pertama kali melakukan pengereman.

Sementara sistim Aprilia, mengikuti sistim motorcross dan mengunci garpu depan. Aprilia memasang tuas di tuas stang kanan, yang ditekan oleh ibu jari, memaksa garpu depan turun. “Ada strategi dalam kontrol traksi dan kontrol anti-wheelie. Idenya adalah untuk mengurangi pusat gravitasi di daerah yang dipengaruhi oleh roda, dengan menurunkan garpu depan kita menurunkan pusat gravitasi dan kita melihat beberapa kemajuan. Sejauh ini, hanya Aleix Espargaro di Brno dan Spielberg yang menggunakan sistem ini.” kata kepala teknologi Aprilia Romano Albesiano.

Efeknya Waktu Start Meningkat 0.2 detik

Sejauh ini, hanya Espargaro yang menggunakan sistem ini. Rekan setimnya Andrea Iannone belum menggunakan. Pembalap Spanyol itu antusias. “Saya sangat puas, kami meningkatkan waktu start hingga 0,2 detik, dan di Brno saya memiliki salah satu momen start terbaik saya. Di Republik Ceko, Espargaro melonjak dari peringkat ke-18 ke urutan ke-11.

Artikel Terkait :

Be the first to comment

Leave a Reply