Yamaha Terpuruk, Rossi Menolak Kalah !


RiderTua MotoGP – Dua tahun sejak GP Assen 2017 menandai kemenangan terakhir Valentino Rossi. Yamaha kini berada dalam momen teknis yang sulit. Rossi berharap Yamaha harus berbuat lebih banyak, untuk menjadi lebih kompetitif, karena sekarang di MotoGP daya saing lawan sangat tinggi. Meski puasa kemenangan sekian lama tidak membuat Rossi kehilangan motivasi hingga karir balap 24 tahunnya, kiatnya adalah selalu fokus ke masa depan. Meski Yamaha terpuruk, Rossi menolak kalah…

“Biasanya saya tidak ingin melihat masa lalu, karena masa lalu saya fantastis dan saya sangat bangga dengan karir saya, tetapi jika Anda ingin melanjutkan Anda harus bekerja untuk masa depan,” kata Rossi.

Tidak terpengaruh dengan kondisi timnya Valentino merasa dalam kondisi yang baik. Dia bisa berkendara dengan baik. Mampu mempersiapkan balapan dengan baik dengan pengalaman dia, jadi menurutnya dia masih bisa kompetitif.

Di kelas MotoGP Giacomo Agostini dengan delapan gelar dunia adalah satu-satunya pebalap yang memenangkan paling banyak gelar. Sementara Rossi dengan tujuh gelar menduduki tempat kedua di GP 500cc / MotoGP dengan 89 kemenangan. Jika Rossi menang lagi akan menjadi kemenangan pertamanya saat dia berusia 40 tahun. Prestasi yang sejauh ini hanya dicapai oleh tiga pebalap dalam sejarah balap motor.

Rossi Menolak Kalah

Assen adalah tempat yang tepat untuk kembalinya Rossi ke tangga teratas setelah bergabung kembali dengan Yamaha pada 2013. Sirkuit legendaris Belanda itu akan menjadi tempat yang pas untuk mengakhiri puasa kemenangannya saat ini.

Berbekal perasaan yang baik dengan motornya selama dua putaran dalam balapan Catalan. Dilanjut dengan hasil positif tes Catalunya, di Belanda minggu ini tim Rossi akan bekerja keras untuk bersiap-siap menghadapi pertarungan di depan lagi. Yamaha akan melakukan yang terbaik.

Be the first to comment

Leave a Reply