3 Regulasi Baru MotoGP 2022 Winglet Dilarang, Ada 22 Seri dan Jumlah Pabrikan Dibatasi !

RiderTua MotoGP – Sebuah berita menarik datang dari penyelenggara MotoGP melalui CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta. Mereka berencana untuk periode 2022 hingga 2026 akan dilakukan perombakan bombastis !. 3 regulasi baru segera digulirkan. Mulai MotoGP 2022 winglet dilarang, ada 22 seri dan jumlah pabrikan dibatasi…

3 Regulasi Baru MotoGP 2022 Winglet Dilarang

Jika aturan ini diterapkan maka :

Winglet Dilarang

Motor balap di kelas motogp bentuknya akan kembali seperti semula. Karena bentuk yang sekarang sepertinya kurang dari sisi estetika ( keindahan motor balap). Dan hal lain jika ini dilarang maka motor dengan tenaga beringas akan sedikit mendapat kendala. Karena lonjakan tenaga liarnya kurang bisa diredam oleh sayap-sayap mereka.. Ducati mungkin yang paling menderita ?

Ada 22 Seri dan Jumlah Pabrikan Dibatasi

Saat ini di MotoGP 2019 ada 19 seri, dengan ditambahnya jumlah sirkuit maka kita tidak akan lama “libur” nonton balap. Jumlah balapan maksimum yang disepakati dengan tim MotoGP akan meningkat dari 20 menjadi 22, dengan persetujuan semua pihak. Sebagai risikonya jumlah tes musim dingin IRTA resmi dan wajib (dua pada bulan November dan dua pada bulan Februari) akan dikurangi menjadi satu atau dua paling banyak.

Jumlah Pabrikan Dibatasi

Sampai sekarang, tidak jelas apakah pabrikan yang masih ‘diluar’ panggung seperti Kawasaki, BMW atau MV Agusta akan memasuki pesta dansa. Tetapi sepertinya tidak mungkin karena Carmelo Ezpeleta, bos Dorna, tidak menyembunyikan perasaannya bahwa dia puas dengan enam pabrikan saat ini yaitu Honda, Yamaha, Suzuki, Ducati, KTM dan Aprilia.

Sebagai info tambahan bahwa saat ini, semua produsen dan tim MotoGP telah menandatangani kontrak dengan Dorna untuk jangka waktu lima tahun, yang akan berakhir setelah musim 2021. Kontrak saat ini menyediakan maksimum 20 Hadiah Utama dan setiap tim satelit menerima 2,5 juta Euro ( setara Rp 40 Miliar) dari Dorna untuk setiap pembalap. Pada saat yang sama, paket sewa motor dari pabrikan untuk tim satelit mereka dibatasi  2,2 juta Euro ( setara Rp 35 Miliar) per pembalap tiap musim.

Be the first to comment

Leave a Reply