Ocehan Marc Marquez Detik-Detik Jatuhnya Valentino Rossi di Sepang


ktm indonesia

RiderTua MotoGP – Pemenang Grand Prix Malaysia Marc Marquez mengatakan bahwa sebenarnya dia bisa sajikan pertarungan menarik dengan Valentino Rossi pembalap Yamaha itu tidak jatuh. Berikut ocehan Marc Marquez detik-detik jatuhnya Valentino Rossi di Sepang
Start dari posisi ketujuh setelah jalani hukuman turun enam grid, Marquez dengan cepat naik ke urutan kedua dan kemudian menghabiskan sebagian besar balapan dibelakang Rossi dengan selisih waktu sekitar satu detik. Dia mulai mendekat setelah 10 lap terakhir tetapi belum melakukan upaya menyalip ketika Rossi terjatuh dengan empat lap tersisa, yang memungkinkan Marquez dengan mudah raih kemenangan.

Marquez mengakui bahwa lap terakhir dia akan bisa sangat dekat dengan Rossi jika saingannya itu tidak crash, karena dia sudah kerahkan semua kemampuannya.

Ocehan Marc Marquez Detik-Detik Jatuhnya Valentino Rossi di Sepang

Berikut ocehan tentang kondisi pertempuran Marc di Sepang dengan Rossi.

  • Rencananya Marc adalah mencoba melawan hingga lap akhir
  • Baik Rossi dan Marc keduanya mengendarai di atas Limit motor. Mereka memacu dengan waktu terendah 2 menit 01 detik dan tertinggi  2 menit 00 detik benar-benar cepat.
  • Kemudian Marc melihat Rossi mulai bermasalah. Dan rencana Marc adalah untuk mencoba salip pada lap akhir.
  • Namun hanya tinggal empat -lima lap mereka sangat dekat. Dan Marc mencoba untuk bertarung.
  • Marc melihat kecepatan dan level Yamaha Rossi dan Honda-nya setara
  • Valentino memacu motornya sangat kencang dari awal kemudian. Marc coba ikuti ritme Rossi namun dia merasa  ban motornya terlalu panas ( ada indikatornya di dashboard ? ).
  • Ketika Marc salip Johann Zarco dia mulai rasakan motornya bermasalah.
  • Valentino sangat dekat tetapi tapi motor marc mulai bermasalah, mulai merasa tidak nyaman dan beberapa saat hampir jatuh dengan kehilangan cengkraman roda depan di tikungan terakhir, Marc menyelamatkannya dengan sikunya.
  • Mengetahui masalah ban yang terlalu panas Marc mencoba dinginkan, coba berfikir, coba pahami dengan situasi ban.
  • Setelah menghemat ban kemudian selangkah demi selangkah Marc mulai merasa lebih baik. Dia mulai merasa masih mampu menjaga jarak dengan Valentino.

Di tikungan-1 Marc melihat Rossi agak sedikit lebar. Dan Rossi berusaha agar tidak kehilangan banyak waktu. Dan kemudian dia mencoba kembali dengan cepat tapi dia kehilangan cengkaraman ban depan dan jatuh. (speedweek,04/11/18)

 

1 Comment

  1. “Marc coba ikuti ritme Rossi namun dia merasa ban motornya terlalu panas ( ada indikatornya di dashboard ? )”….
    Pertanyaan dalam kurung harusnya ga perlu kalau penulis nya paham arti kata ” merasa” ….
    Apa semua yg bisa di rasakan pembalap harus ada indikator di dasboard??

Leave a Reply