Penyederhanaan Kategori Kendaraan ala Gaikindo Seperti Apa?

macam-macam kendaraan

Saat ini banyak kategori yang bisa digolongkan pada suatu kendaraan, seperti sedan, MPV, SUV, bus, atau lainnya. Tentu ini berdasarkan dengan kegunaannya masing-masing. Tapi Gaikindo ingin melakukan perombakan pada sistem kategori tersebut, dan akan disederhanakan menjadi dua kategori saja. Penyederhanaan kategori kendaraan ala Gaikindo seperti apa? Dan kenapa?

Baca juga: Target Penjualan Mobil Gaikindo di Tahun Ini Masih Sama, Kenapa?

2 Kategori Kendaraan

Dalam skala internasional memang hanya tersedia dua kategori, yaitu kendaraan diatas 10 penumpang dan kendaraan dibawah 10 penumpang. Gaikindo merencanakan akan mengikuti aturan tersebut agar bisa lebih ‘simpel tidak ribet’. Meski nanti akan menyulitkan masyarakat karena sudah terbiasa dengan klasifikasi lama.

Selain perubahan kategori, Gaikindo juga berunding mengenai pajak karbon atau cukai emisi, juga kajian peraturan mobil LCGC dan LCEV yang terbagi menjadi jenis hybrid, plug-in hybrid, dan mobil listrik. Hal ini bertujuan untuk mengharmonisasikan tarif, agar semua segmen mobil bisa berkembang tetapi tidak menurunkan pemasukan pemerintah.

Dengan adanya perundingan tersebut, diharapkan otomotif Indonesia bisa lebih maju mengikuti negara-negara lain.

Tanggapan Gaikindo

Jongkie Sugiharto selaku Ketua 1 Gaikindo mengatakan

“Bukan penurunan atau dinaikkan, ini diharmonisasikan tarifnya. Tapi ujung-ujungnya adalah kita harapkan pemasukan pemerintah meningkat tidak turun dari targetnya yang kurang lebih 10 persen itu, bahkan kita bisa melebihi itu dengan harmonisasi tadi. Ada yang naik dan yang turun. Dan satu lagi targetnya adalah akan ada pemasukan pemerintah lebih dari 10 persen”

Be the first to comment

Leave a Reply