Home MotoGP GP Catalunya: “Ketika Mesin Prototype Menderu Diantara Kesedihan dan Kontroversi..”

    GP Catalunya: “Ketika Mesin Prototype Menderu Diantara Kesedihan dan Kontroversi..”

     

    RiderTua.Com—Seri Ke -7 Spanyol telah bergulir dengan banyak kisah duka…..sedih dan sebuah perdebatan sengit diantara para pembalap dimana ketika dua tikungan diubah maka pihak yang merasa dirugikan adalah Yamaha..
    Kejadian tragis berbaur dengan situasi persaingan ketat musim ini dimana akhirnya diputuskan untuk melanjutkan Race dengan diliputi suasana duka..dengan tindak lanjut perubahan tikungan demi keselamatan dan tidak terulangnya tragedi Salom…

    Marquez Rossi damai

    Namun persaingan tetap persaingan setelah diubahnya track menyebabkan Honda diuntungkan setengah detik lebih cepat per lapnya, kontan memberikan reaksi pada kedua rider Yamaha Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi, dimana Jorge Lorenzo yang saat ini mempertahankan possi puncaknya dan Rossi yang harus start dari posisi 5, memang sebuah perdebatan wajar saja demi perbaikan, karena ini adalah sebuah pertandingan… bukan adu otot atau adu perang urat syaraf…

    “Komisi keamanan, hanya dengan beberapa pembalap, melakukan perubahan dua tikungan dimana  Honda telah diuntungkan Saya percaya bahwa tikungan  12 berubah sebelum diletakkan begitu banyak gravel, sementara tikungan 9 tidak tersentuh sama sekali dari insiden itu” ungkap Lorenzo

    “Saya pikir Salom mengalami masalah teknis dan jatuh yang tidak normal, tikungan 12 memang berbahaya, sementara tikungan 9 tidak berbahaya dan kenapa harus diubah” Ujar Rossi

    Dan akhirnya semua perdebatan itu berakhir dengan semua dan apapun hasilnya akan didedikasikan buat Luis Salom dan keluarga yang ditinggalkan..dari manapun asal rider itu..entah Spanyol atau italia…dan lainnya…

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.

    pol Espargaro Luis

     

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini