Hari kedua tes pra musim di Losail Qatar memberikan hasil yang kurang menggembirakan bagi tim pabrikan Yamaha. Valentino Rossi berada di posisi-11 dibawah bendera Yamaha Movistar. Demikian juga dengan rekan setimnya Maverick Vinales yang hanya di posisi ke-7. Menurutnya kondisi tahun ini lebih buruk dari tahun lalu di Qatar. Dan berikut alasan kenapa Rossi diluar 10 besar tes Qatar Day-2.
Daya Tahan Ban Depan
Jika masalah tahun lalu adalah dengan daya tahan ban belakang. Mungkin setelah mencoba paket tahun ini untuk sesi Qatar Valentino Rossi mengkhawatirkan kemampuan ban depan. Saat ini jenis ban depan medium yang dipakai tidak tahan sampai akhir balapan, setidaknya hal ini dialami oleh Yamaha M1 Rossi.
Valentino, menceritakan bagaimana tes hari kedua Qatar ini dilaluinya,
“Posisi saya tidak terlalu baik (hari ini), tapi saya tidak mencari waktu lap tercepat (time attack). Di jelang akhir sesi saya memasang ban baru, tapi sepeda motor mengalami getaran di bagian depan sehingga saya tidak bisa memacu motor lebih. Sempat melakukan simulasi balapan kecil denganΒ 7/8 lap dan hasilnya lumayan, tapi sekali lagi kami memiliki masalah dengan bagian depan motor dan ini adalah masalah terbesar bagi balapan. “
Ban Keras Bukan Solusi
Melihat daya tahan ban depan yang kurang mumpuni apakah Rossi sudah mencoba ban yang lebih keras, Rossi pun berujar,
“Dengan ban keras ban akan kuat sampai akhir balapan, tapi saya tidak menyukainya, tidak ada grip (daya cengkram). Kita memakai ban medium, namun jika hingga besok kita tidak berhasil sampai ke basis (setup motor), itu akan menjadi masalah besar. . “
Dalam tes kedua di Qatar Ducati ( Dovizioso) Suzuki (Iannone) dan Honda (Marquez) kuat dan cepat. Itulah yang memotivasi Rossi untuk melkukan lebih baik lagi hari ini. Fokusnya adalah ban depan, sementara ritme kecepatan tidak ada masalah saat balapan sesungguhnya!
Berikut Hasil Tes Qatar Day-2

Daya Tahan Ban Depan
Ban Keras Bukan Solusi




