Home Formula 1 F1 Madrid: Kimi Antonelli Menang, Tapi Norris Justru Disebut Lebih Layak

F1 Madrid: Kimi Antonelli Menang, Tapi Norris Justru Disebut Lebih Layak

Kimi Antonelli - Lando Norris
Kimi Antonelli - Lando Norris

RiderTua.com – Kimi Antonelli memenangkan balapan F1 di Madrid, tetapi justru Lando Norris yang menurutnya pantas berada di posisi tersebut. Pengakuan itu terasa menarik karena Norris memang sempat mengendalikan jalannya balapan sebelum sebuah Virtual Safety Car ngerubah situasi secara drastis.

Daftar Isi

Kimi Antonelli Menang, Tapi Norris Disebut Lebih Layak

Antonelli mengawali balapan GP Spanyol di Madring dari posisi kedua dan langsung terlibat dalam pertarungan dengan Norris. Pada awal lap, ia sempat ngambil alih posisi terdepan setelah Norris dan Antonelli berganti posisi di tikungan pertama. Namun, Antonelli kehilangan posisi dan Verstappen kemudian naik ke posisi kedua.

Tak lama kemudian Norris benar-benar menemukan ritmenya. Pada lap ke-3, ia sudah unggul lebih dari dua detik atas Verstappen, sementara Antonelli terus membayangi Red Bull tersebut. Keunggulan Norris terus membesar hingga mencapai 5,6 detik pada lap ke-11.

Kemudian datang momen yang mengubah jalannya balapan…!

Pada lap ke-14, Virtual Safety Car diberlakukan setelah Stroll berhenti di area Turn 20. Antonelli langsung masuk pit, Verstappen dan Russell melakukan hal serupa, sedangkan Norris tak sempat memanfaatkan kesempatan tersebut.

Hasil F1 GP Spanyol 2026 - Madrid
Hasil F1 GP Spanyol 2026 – Madrid

Norris baru masuk pada lap berikutnya ketika kondisi kembali jadi balapan normal. Pit stop itu juga tak berjalan mulus karena membutuhkan waktu tujuh detik. Akibatnya, pembalap McLaren tersebut turun ke posisi kelima.

Antonelli mengakui balapan tersebut jauh dari kata mudah. Ia harus mengelola ban dalam kondisi yang berat. “Ini balapan yang sangat sulit dan sama sekali tak berjalan sederhana, terutama dalam mengatur ban,” ujar Antonelli.

Sementara itu, Charles Leclerc memilih bertahan di lintasan dengan ban hard yang digunakan sejak start. Strategi tersebut membuat Ferrari sempat memimpin cukup lama. Leclerc bahkan masih berada di depan hingga lap ke-48 sebelum akhirnya masuk pit pada lap ke-49.

Begitu Leclerc masuk, Antonelli resmi mengambil alih pimpinan. Verstappen berada di posisi kedua dan Norris naik ke posisi ketiga. Ketiganya kemudian hanya terpaut 1,8 detik memasuki fase akhir balapan.

Norris sebenarnya masih memiliki peluang ngejar Verstappen. Ia terus menekan Red Bull dan sempat berada dalam jarak satu detik. Namun, pada lap ke-39 ia juga mengalami momen ketika mobilnya menyentuh dinding.

Antonelli pun belum sepenuhnya aman. Pada lap ke-53, ketika memimpin balapan, ia mengabarkan melalui radio bahwa mobilnya sempat menyentuh dinding di Turn 7.

“Saya sempat menyentuh dinding di Tikungan 7,” kata Antonelli.

Ban hard yang digunakan Antonelli saat itu sudah berumur 37 lap. Meski demikian, ia mampu menjaga keunggulan sampai akhir. Verstappen finis kedua dengan jarak 4,351 detik, sedangkan Norris menyelesaikan balapan di posisi ketiga dengan selisih 5,089 detik.

Yang membuat kemenangan Antonelli terasa berbeda adalah komentar sang pembalap setelah turun dari mobil. Ia tak sekadar nikmati kemenangan, tetapi justru mengakui bahwa Norris sebenarnya memiliki alasan kuat untuk merasa kecewa.

Yang cukup mengejutkan, Antonelli bahkan tak merasa kemenangan tersebut sepenuhnya layak jadi miliknya. “Senang bisa menang, tetapi rasanya tidak sebaik yang seharusnya karena menurut saya Lando layak menang,” katanya.

Komentar tersebut sejalan dengan jalannya balapan. Norris memang memulai dari pole dan memimpin pada fase awal, sebelum timing VSC dan pit stop tujuh detik membuat keunggulannya menghilang.

Kimi Antonelli
Kimi Antonelli

Antonelli sendiri memilih tak larut dalam pembicaraan soal gelar juara. Setelah kemenangan kedelapannya musim ini, ia menegaskan ingin tetap berkonsentrasi pada setiap balapan.

Meski keunggulannya di klasemen semakin besar, Antonelli justru tak mau terlalu memikirkan gelar. “Memikirkan kejuaraan justru hal yang paling tidak ingin saya lakukan. Saya ingin terus mendorong diri sendiri dari balapan ke balapan, terus memberikan yang terbaik dan melihat hasilnya di akhir musim,” ucapnya.

Madrid akhirnya memberikan kemenangan untuk Antonelli, tetapi juga meninggalkan cerita tentang Norris yang sempat berada di jalur kemenangan sebelum situasi balapan berubah.

Berikut selengkapnya Hasil F1 GP Spanyol 2026 – Madrid:

Hasil F1 GP Spanyol 2026 – Madrid

PosNatRiderTeamBest LapTime/Gap
1🇮🇹Kimi AntonelliMercedes1:36.0301:34:23.754
2🇳🇱Max VerstappenRed Bull-Ford1:37.001+4.351
3🇬🇧Lando NorrisMcLaren-Mercedes1:37.018+5.089
4🇲🇨Charles LeclercFerrari1:37.949+29.116
5🇬🇧George RussellMercedes1:37.511+29.829
6🇳🇿Liam LawsonRed Bull-Ford1:37.852+86.746
7🇦🇷Franco ColapintoAlpine-Mercedes1:38.488+94.281
8🇦🇺Oscar PiastriMcLaren-Mercedes1:38.871+95.839
9🇬🇧Arvid LindbladRacing Bulls-Ford1:39.234+1 lap
10🇩🇪Nico HulkenbergAudi1:39.646+1 lap
11🇫🇷Esteban OconHaas-Ferrari1:39.174+1 lap
12🇫🇷Pierre GaslyAlpine-Mercedes2:01.049+1 lap
13🇧🇷Gabriel BortoletoAudi1:40.585+1 lap
14🇯🇵Yuki TsunodaRacing Bulls-Ford1:38.818+1 lap
15🇹🇭Alexander AlbonWilliams-Mercedes1:42.468+1 lap
16🇬🇧Oliver BearmanHaas-Ferrari1:37.311+1 lap
17🇪🇸Fernando AlonsoAston Martin-Honda1:40.491+2 laps
18🇫🇮Valtteri BottasCadillac-Ferrari1:43.918+3 laps
19🇪🇸Carlos SainzWilliams-Mercedes1:47.611DNF
20🇲🇽Sergio PerezCadillac-Ferrari1:57.516DNF
21🇨🇦Lance StrollAston Martin-Honda1:43.673DNF
22🇬🇧Lewis HamiltonFerrari2:14.937DNF

© ridertua.com

TINGGALKAN BALASAN

Silakan masukkan komentar Anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini