Home MotoGP Fabio Di Giannantonio: Marc Marquez Selalu Mampu Menjalani Balapan Akhir Pekan dengan...

    Fabio Di Giannantonio: Marc Marquez Selalu Mampu Menjalani Balapan Akhir Pekan dengan Sempurna

    Fabio Di Giannantonio - Marc Marquez
    Fabio Di Giannantonio - Marc Marquez

    RiderTua.com – Bagi Fabio Di Giannantonio, balapan di Misano selalu punya arti penting. Selain merupakan balapan kandangnya dan juga Ducati, lokasinya yang hanya berjarak beberapa kilometer dari markas tim VR46 di Tavullia, selalu memberikan tekanan untuk tampil apik di sirkuit sepanjang 4,2 km itu.

    Meski saat ini Diggia menunggangi Desmosedici GP26 terbaru, namun dia datang dengan kondisi yang jauh dari kata ideal. Setelah meraih podium dalam sprint race (finis ke-3) di Sachsenring Jerman, performanya terus merosot pasca mengalami beberapa kali crash. Dia hanya mampu finis di posisi ke-5, ke-6, dan ke-7 dalam 3 grand prix berikutnya.

    Fabio Di Giannantonio: Marc Marquez Selalu Mampu Menjalani Balapan Akhir Pekan dengan Sempurna

    Fabio Di Giannantonio
    Fabio Di Giannantonio

    Meski tidak berdampak besar pada peringkat Fabio Di Giannantonio di klasemen, namun hal itu juga dipengaruhi absennya Ai Ogura yang cedera. Saat ini rider asal Roma Italia itu berada di peringkat 4 hanya unggul tipis 5 poin dari rider Jepang itu yang turun ke peringkat 5. Diggia tertinggal 53 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin, 29 poin dari Marc Marquez yang berada di peringkat 2, dan terpaut 24 poin dari Marco Bezzecchi yang menempati peringkat 3.

    Diggia menjelaskan, “Tentu saja, kami sebagai orang Italia selalu mendapat suntikan semangat tambahan dari para penggemar di Misano. Namun saya tetap memperkirakan, balapan akhir pekan ini akan cukup berat. Meskipun tahun ini ada situasi di mana kita tidak bisa dengan jelas mengatakan ‘ini sirkuitnya Aprilia’ atau ‘ini sirkuitnya Ducati’ seperti yang baru saja terjadi di Aragon, faktanya tahun lalu Marco meraih pole position di sini. Agar bisa bersaing di barisan depan di sini, segalanya harus berjalan sempurna bagi saya. Tapi tentu saja kami akan mencobanya.”

    “Di klasemen saya terlihat sangat konsisten, namun yang kurang adalah konsistensi untuk selalu berada di posisi teratas. Saya merasa belum sepenuhnya mencapai hal itu. Hal yang sulit saya lakukan adalah mengeksekusi segalanya dengan sempurna, mulai dari kualifikasi yang sempurna hingga balapan yang sempurna tanpa melakukan kesalahan,” imbuhnya.

    Diggia menilai bahwa Marc Marquez mampu tampil sempurna di hampir seluruh sirkuit. “Di sisi lain, Marc mampu melakukannya. Dia memiliki kemampuan untuk menjalani balapan akhir pekan dengan sempurna. Saya masih harus banyak belajar dan terus meningkatkan diri,” tegas rider berusia 27 tahun itu.

    Klasemen Usai Race MotoGP Aragon 2026
    Klasemen Usai Race MotoGP Aragon 2026

    Apakah Misano merupakan sirkuit yang tepat bagi Diggia untuk memperbaiki konsistensinya? “Saya pernah menjalani balapan yang bagus dan bahkan meraih podium di sini, saat berkompetisi di kelas-kelas yang lebih rendah. Namun butuh waktu dan banyak lap, termasuk berlatih dengan Panigale, sebelum saya benar-benar mulai menikmati balapan di Misano. Meski begitu, sebenarnya sirkuit ini tidak pernah menjadi favorit saya,” pungkas rider yang tahun depan akan pindah ke tim pabrikan Red Bull KTM bersama Alex Marquez itu.

    Tahun lalu, Diggia meraih podium setelah finis ke-3 dalam sprint race dan finis di posisi ke-5 dalam race utama hari Minggu di Misano.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini