Home MotoGP Pecco Bagnaia Soal Foto Marc Marquez: Sulit Digambarkan dengan Kata-kata

    Pecco Bagnaia Soal Foto Marc Marquez: Sulit Digambarkan dengan Kata-kata

    Pecco Bagnaia - Marc Marquez
    Pecco Bagnaia - Marc Marquez

    RiderTua.com – Dalam beberapa tahun terakhir, Ducati Desmosedici menjadi motor yang sulit dikalahkan di Misano. Pecco Bagnaia sendiri dua kali meraih podium pada 2024 dengan finis di posisi ke-2 baik dalam sprint race maupun race utama, tatkala dia menunggangi GP24 yang menurutnya motor Ducati paling ‘sempurna’ hingga saat ini.

    Namun sayangnya, performa Pecco merosot pada 2025 dimana dia hanya finis ke-13 dalam sprint dan DNF dalam grand prix hari Minggu. Persaingan di Misano akhir pekan ini diperkirakan akan sangat ketat. Rekan-rekannya sesama pembalap Ducati khususnya Marc Marquez, Fabio Di Giannantonio, dan Alex Marquez diperkirakan akan tampil kuat, begitu juga para pembalap Aprilia seperti Marco Bezzecchi, Jorge Martin, dan Raul Fernandez. Sementara itu, Ai Ogura absen karena cedera.

    Pecco Bagnaia Soal Foto Marc Marquez: Sulit Digambarkan dengan Kata-kata

    Marc Marquez Hand
    Marc Marquez

    Francesco Bagnaia mengatakan, “Potensi Ducati versi 2024 sungguh tak tertandingi. Saat ini ada 4 dari kami yang mengendarai GP26, namun jika kami menggunakan GP24 sekarang, kami pun akan tetap berada di barisan depan. Saya ingat betul potensi yang kami miliki 2 tahun lalu pada balapan disini. Memang benar Aprilia mengalami banyak peningkatan, tetapi Ducati juga mengalami sedikit penurunan. Mungkin kami bisa bersaing melawan mereka akhir pekan ini.”

    Beberapa hari yang lalu Marc Marquez mengunggah foto saat nge-gym dengan bertelanjang dada di media sosial, yang memperlihatkan dengan jelas bekas luka akibat serangkaian operasi pada lengan dan bahu kanannya. Marquez sering menegaskan bahwa lengan kanannya tidak lagi sama seperti dulu setelah serangkaian operasi yang dijalaninya. Di beberapa sirkuit seperti Silverstone, kondisi ini menjadi kendala baginya. Namun di sirkuit seperti Aragon, tampaknya dia tidak mengalami masalah apa pun.  Dengan mengunggah foto tersebut, Marquez menegaskan bahwa dia ingin mengakhiri rumor dan spekulasi sehingga dia tidak perlu lagi menjawab pertanyaan yang sama.

    Saat Pecco Bagnaia ditanya, apakah dia tahu seberapa parah cedera Marquez sebelum melihat foto tersebut? “Sulit untuk menilainya dari luar. Namun, bukan rahasia lagi bahwa Marc pandai menyembunyikan perasaannya. Tak ada yang tahu kondisinya yang sebenarnya. Jadi, apa yang dilakukannya sungguh luar biasa. Setelah menjalani 7 kali operasi pada satu lengan, wajar jika ada keterbatasan fisik. Dalam hal itu, caranya menyikapi balapan akhir pekan patut diacungi jempol,” jawab rider berusia 29 tahun itu.

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Pecco melanjutkan, “Dia sempat memperlihatkan foto itu kepada saya sebelum GP Aragon, situasi yang dia alami sungguh sulit digambarkan dengan kata-kata. Mengingat kondisinya, dia melakukan pekerjaan yang luar biasa. Meski begitu, saya tidak tahu persis sejauh mana keterbatasannya. Kadang dia tampil sangat kuat, kadang dia hanya berusaha meminimalkan dampak buruk (damage limitation). Namun dia melakukan hal-hal yang fantastis.”

    Apakah Pecco terkejut, melihat Marquez begitu terbuka di media sosial terkait kondisi fisiknya? Seperti yang diketahui, biasanya juara dunia 9 kali itu terbilang tertutup terhadap publik dan media terkait cederanya, sama halnya dengan Pecco Bagnaia.

    “Saya punya cara yang berbeda dalam menggunakan media sosial. Saya benar-benar berbeda dibanding banyak pembalap lainnya. Saya lebih memilih untuk menjaga privasi terkait hal-hal tertentu. Ada banyak sisi diri saya yang tidak diketahui orang lain,” ungkap rider asal Turin Italia itu.

    Pecco Bagnaia
    Pecco Bagnaia

    Setelah gagal mencetak poin di GP Aragon, Pecco ingin bangkit pada balapan kandangnya di Misano akhir pekan ini. “Kami kesulitan di Aragon, namun sikap pantang menyerah bukan sifat saya. Itulah sebabnya saya dan seluruh tim langsung kembali bekerja, di sirkuit yang sangat istimewa, sirkuit kandang saya yang sesungguhnya, di hadapan seluruh Ducatisti. Kami tidak akan menyerah, kami akan terus berjuang sekuat tenaga untuk kembali ke barisan depan. Saya yakin dukungan dan semangat para penggemar akan memberikan motivasi tambahan bagi saya, seperti yang selalu mereka lakukan sebelumnya,” pungkas suami Domizia Caztagnini itu yang saat ini hanya menempati peringkat 8 dengan perolehan 143 poin dalam klasemen.

    Tahun depan, Pecco akan meninggalkan Ducati dan pindah ke tim pabrikan Aprilia bersama Marco Bezzecchi. Dia sudah menandatangani kontrak 4 tahun dengan format 2+2.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini