RiderTua.com – Setelah sukses mencetak poin maksimal dengan menyapu bersih dua kemenangan di Aragon, Marc Marquez ingin melanjutkan momentum positif tersebut di MotoGP Misano akhir pekan ini. Sejauh ini, rider Ducati Lenovo itu membukukan 6 kemenangan MotoGP di Misano. Jadi bisa dibilang sirkuit ini cocok dengan gaya balapnya.
Tahun lalu Marquez menang dalam grand prix hari Minggu di Misano, tapi sayangnya DNF dalam sprint race karena crash. “Misano bukan sirkuit seperti Aragon, tempat saya mengumpulkan 37 poin dalam dua balapan terakhir. Namun, kami akan tetap berusaha memberikan 100 persen kemampuan dan melihat sejauh mana kekuatan para pembalap Aprilia. Tahun lalu, Marco tampil sangat kuat di sini sepanjang akhir pekan,” ungkapnya merujuk pada Marco Bezzecchi (Aprilia) yang tahun lalu menang dalam sprint dan finis ke-2 dalam race utama di Misano.
Marc Marquez Soal Foto yang Diunggahnya: Saya Ingin Mengakhiri Spekulasi

Apa target Marc Marquez untuk 9 Grand Prix tersisa musim ini? “Sederhana saja, kunci untuk balapan-balapan terakhir nanti adalah melaju lebih cepat. Karena jika kita yang tercepat, kita punya lebih banyak peluang. Tapi untuk itu kita juga harus berani mengambil risiko yang lebih tinggi. Saat ini tampaknya ada beberapa pembalap yang lebih memilih bermain aman untuk mengejar konsistensi, sementara yang lain ingin menjadi yang tercepat. Dan ketika kita menjadi yang tercepat, segalanya menjadi lebih mudah. Kami sedang berusaha mencari cara agar tampil kompetitif di setiap sirkuit,” jawab juara dunia 9 kali itu.
~ Beberapa hari yang lalu Marquez mengunggah foto saat nge-gym dengan bertelanjang dada di media sosial, yang memperlihatkan dengan jelas bekas luka akibat berbagai operasi pada lengan dan bahu kanannya. Hal itu juga menunjukkan betapa berat cedera yang pernah dialaminya.~

Apa alasan Marquez memilih momen ini untuk mengunggah foto tersebut? “Saya sudah bilang di Aragon bahwa saya mulai agak lelah menjawab pertanyaan yang sama berulang kali. Sepanjang karier, saya belajar bahwa ketika muncul tanda tanya dan rumor, jalan termudah adalah bersikap jujur. Itu adalah cara terbaik untuk mengakhiri spekulasi,” jelas rider berusia 33 tahun itu.
Marquez melanjutkan, “Saya sengaja memperlihatkan kondisi saya yang sebenarnya, dan dokter menjelaskan seberapa besar dampak akibat cedera yang saya alami usai crash di Indonesia. Tidak ada lagi yang perlu dibahas mengenai hal itu saat ini. Fokus saya adalah tetap berkonsentrasi dan berjuang meraih gelar dunia dengan segala sumber daya yang saya miliki.”
Marquez mengaku bahwa pertanyaan yang terus muncul mengenai kondisi fisiknya cukup menguras energi. Itulah sebabnya, dia mengambil keputusan pribadi untuk memublikasikan foto tersebut. “Jika ingin bersaing memperebutkan gelar dunia, saya harus mencurahkan seluruh energi saya di lintasan balap. Itu adalah strategi saya, dan kini saya merasa lebih tenang. Sekarang kalau masih ada yang bertanya soal kondisi lengan saya, saya tinggal menjawab bahwa semuanya sudah saya jelaskan setelah balapan di Aragon,” tegas putra Julia Marquez itu.

Apakah akhir pekan ini ada kemungkinan Marquez akan kembali duel melawan Bezzecchi seperti yang terjadi tahun lalu? “Balapan tahun lalu sangat berat. Marco mampu menantang saya hingga lap terakhir. Dia pasti akan tampil cepat sejak sesi FP1 dan saya akan berusaha untuk terus menempel ketat di belakangnya. Namun, sepertinya dia akan tampil jauh lebih kuat tahun ini,” pungkas The Baby Alien yang saat ini menempati peringkat 2 hanya tertinggal 19 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin (Aprilia) tapi hanya unggul 5 poin atas Bezzecchi.












