RiderTua.com – Debut Toprak Razgatlioglu di MotoGP jauh dari kata memuaskan. Rookie tim Pramac Yamaha itu sering sekali finis di luar poin. Setelah 12 seri musim 2026, dia baru mencetak 14 poin dan hanya menempati peringkat 21 dalam klasemen. Bagi seorang juara dunia Superbike 3 kali, hasil ini jelas tidak terbayangkan sebelumnya.
Tapi hal ini bisa dimaklumi, mengingat Toprak menjalani musim pertamanya di kelas utama bersamaan dengan debut Yamaha M1 dengan mesin V4 yang baru. Masa transisi dari motor Superbike ke motor MotoGP yang ternyata tidak gampang, ditambah M1 V4 yang merupakan motor paling lemah di grid, klop sudah! Hal ini membuat Toprak dan timnya tak bisa berharap banyak.
Kapan Toprak Razgatlioglu Melakukan Aksi Stoppie Pertamanya?

Baru-baru ini, Toprak Razgatlioglu mengunggah klip video saat sedang melakukan latihan di gym ke media sosialnya. Rider berusia 29 tahun itu nge-gym dengan ditemani Deniz Oncu (pembalap Moto2).
BTW, Toprak dikenal sebagai pembalap yang mahir melakukan stoppie bahkan dia dijuluki ‘Raja Stoppie’. Dia merupakan putra dari almarhum Arif Razgatlioglu yang merupakan pembalap freestyle yang populer di Turki.
Ngomong-ngomong, kapan sih dia melakukan aksi wheelie pertamanya? “Seingat saya, waktu itu saya berusia 8 tahun. Saya mengendarai Yamaha PW50 (motor motocross 50cc yang dirancang khusus untuk anak-anak),” jawabnya sambil tersenyum.
Kapan dan di mana Toprak menjalani balapan pertamanya? “Waktu itu di Izmir Turki dengan menggunakan motor 600cc. Saat itu saya berusia 11 tahun,” ungkapnya.

Kapan pertama kali Toprak melakukan aksi menyelamatkan motor dari hampir terjatuh, yang membuatnya dijuluki sebagai ‘raja stoppie’ karena kemampuan pengeremannya yang luar biasa? “Sudah sering sekali saya melakukannya. Tapi saya tidak ingat, kapan pertama kali terjadi. Mungkin saat di Turki, menggunakan motor Supermoto,” jelasnya.
Berkat gaya balapnya yang spektakuler, kesuksesannya di Superbike, serta selera humornya, Toprak menjadi salah satu pembalap yang sangat populer baik di negara asalnya Turki maupun di seluruh dunia. Sama seperti beberapa pembalap top, tak heran jika dia juga punya julukan yang ikonik.
Apa julukan pertamanya? “El Turco, sama seperti sekarang,” pungkas Toprak. BTW, tahun depan juara dunia WSBK 3 kali itu akan memiliki rekan setim baru yakni Izan Guevara yang saat ini menempati peringkat 2 dalam klasemen pembalap Moto2.












