Home MotoGP Pedro Acosta P4: Seharusnya Marc Marquez Pakai Nomor 1 di Motornya

    Pedro Acosta P4: Seharusnya Marc Marquez Pakai Nomor 1 di Motornya

    Pedro Acosta
    Pedro Acosta

    RiderTua.com – Mengingat RC16 miliknya sering mengalami masalah teknis, Pedro Acosta tidak mau berekspektasi tinggi di MotoGP Jerman akhir pekan lalu. Rider Red Bull KTM itu bahkan memperkirakan hanya mampu finis diantara posisi ke-6 hingga 10 pada race utama hari Minggu. Tapi kekhawatirannya tidak terbukti.

    Start dari posisi ke-10 yang tak menguntungkan, Acosta berhasil meng-overtake Fabio Quartararo, Pecco Bagnaia, dan Jorge Martin dalam 4 lap pertama dari balapan 30 lap hari Minggu. Kemudian dia diuntungkan dengan jatuhnya Fabio Di Giannantonio dan Alex Marquez yang berada didepannya. Acosta sempat memperkecil gap dari Ai Ogura yang saat itu berada di posisi ke-3. Tapi dia harus menyerah, karena rider asal Jepang itu justru melesat bak roket di lap-lap terakhir. Pada akhirnya juara dunia Moto2 2023 itu finis di posisi ke-4 tertinggal 7,684 detik di belakang pemenang Marc Marquez.

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    Pedro Acosta P4: Seharusnya Marc Marquez Pakai Nomor 1 di Motornya

    Hasil Race MotoGP Jerman 2026
    Hasil Race MotoGP Jerman 2026

    Pedro Acosta mengatakan, “Hasil yang fantastis, itu kejutan yang menyenangkan di hari Minggu. Kami mencoba sesuatu yang berbeda di sesi warm-up. Tapi kemudian kembali ke set-up lama dan itu adalah keputusan yang tepat. Kami juga tahu sebelumnya bahwa ban medium lebih cocok dan membuat bagian depan motor tidak rentan terhadap selip.”

    “20 lap pertama sangat menyenangkan, karena saya bisa merangsek maju dan memacu motor dengan keras. Tetapi menjelang akhir sudah tidak menyenangkan lagi, lebih seperti perjuangan yang nyata. Saya rasa di lap ke-17 semuanya berakhir dan saya tidak bisa lagi mengimbangi Ogura,” imbuh rider berjuluk Hiu Mazarron itu.

    Marc Marquez - Pedro Acosta
    Marc Marquez – Pedro Acosta

    Memasuki libur musim panas, Acosta berada di peringkat 7 dengan perolehan 148 poin atau terpaut 60 poin dari pemimpin klasemen Jorge Martin. Menariknya, saat ini antara pembalap peringkat 1 sampai 5 hanya dipisahkan 24 poin atau kurang dari satu kemenangan balapan saja. Ini artinya, persaingan dalam perebutan gelar dunia musim ini sangat ketat.

    “Situasinya tidak biasa, sepertinya tidak ada yang ingin mengambil alih sebagai pemimpin klasemen. Tapi saya juga berpikir, dalam situasi saat ini Marc-lah yang harus dikalahkan. Saat ini, seharusnya nomor 1 dipasang di motornya,” ujar rider berusia 22 tahun itu sambil tersenyum.

    Klasemen Usai Race MotoGP Jerman 2026
    Klasemen Usai Race MotoGP Jerman 2026

    Jelas, Acosta tidak puas dengan hasil yang mampu dia capai di paruh pertama musim ini. “Dibandingkan musim 2025, saya pribadi melakukan lebih sedikit kesalahan. Kami terhambat oleh beberapa masalah teknis, dan akibatnya kehilangan banyak poin di beberapa balapan. Tetapi kami juga mempelajari beberapa hal penting,” tegas rider asal Murcia Spanyol itu.

    Era Acosta bersama KTM akan berakhir musim ini, setelah 8 tahun bersama dengan menorehkan 3 gelar dunia (Red Bull Rookies Cup, Moto3, dan Moto2). Tahun depan dia akan menghadapi tantangan baru sebagai rekan setim baru Marc Marquez di tim Ducati Lenovo. Pertanyaannya, apakah Acosta mampu mematahkan ‘kutukan’ bahwa siapapun yang menjadi rekan setim Marquez bakalan redup pamornya? Seperti Dani Pedrosa (2013-2018), Jorge Lorenzo (2019), Pol Espargaro (2023), Joan Mir (2023), dan terakhir Francesco Bagnaia (2025-2026) kecuali adiknya sendiri Alex Marquez.

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini