RiderTua.com – Nicolo Bulega berhasil mendominasi sesi practice WSBK pada hari Jumat di Donington Park. Rider tim Aruba.it Ducati itu unggul 0,207 detik atas Yari Montela (Tim Barni Ducati) dan lebih cepat 0,250 detik atas rekan setimnya Iker Lecuona. Rider Italia itu diperkirakan akan kembali tampil kuat dan berpeluang besar memperpanjang rentetan rekor kemenangannya musim ini.
Sejauh musim 2026 berjalan, Bulega mencetak 7 kali hat-trick atau memborong semua kemenangan (21) musim ini. Tanpa ampun, dia tidak memberi peluang bagi rivalnya untuk memenangkan setidaknya satu balapan pun. Meski begitu, masa depannya untuk 2027 belum diputuskan. Tapi dia menuturkan bahwa kesepakatan kepindahannya ke MotoGP hampir selesai dinegosiasikan.
Nicolo Bulega Soal Kesepakatan Pindah ke MotoGP: Nyaris Rampung!

Soal negosiasi kontrak MotoGP untuk 2027, Nicolo Bulega mengungkapkan, “Saya rasa saya tidak bisa memberi tahu banyak hal. Saya rasa, kami sudah cukup dekat untuk mendapatkan gambaran yang jelas terkait masa depan saya. Jadi, kami bersama agen saya bekerja sangat keras untuk menemukan solusi yang sempurna bagi saya di MotoGP tahun depan. Kami nyaris merampungkannya.”
“Saya senang karena ini adalah MotoGP. Tetapi tentu saja ketika kita menjadi rookie, untuk tahun pertama kita harus menerima sesuatu yang mungkin tidak perlu dilakukan ketika kita sudah menjadi pembalap top.”
“Sebelum saya mulai bernegosiasi dengan tim MotoGP, saya tahu bahwa jika saya ingin mengambil langkah ini dan pergi ke MotoGP maka saya harus melakukan beberapa pengorbanan di tahun pertama. Saya tidak hanya berbicara tentang uang, tetapi semuanya,” imbuh rider berusia 26 tahun itu.
Ini artinya, tahun depan ada satu kursi kosong di tim pabrikan Ducati WSBK, sebuah kursi yang menjamin seorang pembalap berkesempatan besar terlibat dalam memperebutkan gelar dunia. Bulega memberi saran, sebaiknya tim Aruba memilih salah satu dari 5 pembalap MotoGP yang tahun depan ‘nganggur’.
Bulega menjelaskan, “Saya rasa tahun depan akan ada banyak pembalap MotoGP tanpa kursi. Jadi akan menjadi opsi yang bagus bagi tim dan kejuaraan, untuk mengambil salah satu dari mereka. Terlebih lagi karena akan ada ban Michelin (akan mulai digunakan di Superbike tahun depan menggantikan ban Pirelli). Oke, ban Michelin di Superbike bukan ban yang sama dengan MotoGP. Tetapi para pembalap tersebut mungkin sudah kenal dengan orang-orang dari Michelin dan mereka tahu cara kerjanya.”
“Jadi, jika saya berada di posisi Stefano Cecconi (pemilik tim Aruba.it Racing) maka saya akan mengambil satu pembalap dari MotoGP. Menurutku, penting bagi Stefano untuk memiliki pembalap Italia di dalam tim. Bagi saya penting, mungkin tidak begitu penting bagi dia. Tetapi jika saya Stefano, itu akan sangat penting,” pungkas kandidat pembalap yang akan menempati kursi kedua di tim VR46 Ducati untuk 2027 itu.



![[Opini] Cedera Bezzecchi Picu Diskusi, Ai Ogura Dinilai Layak Dapat Dukungan Aprilia Ai Ogura](https://ridertua.com/wp-content/uploads/2026/06/Ai-Ogura-8-238x178.webp)








