RiderTua.com – Tak juga jera! Itu kata-kata yang tepat untuk Franco Morbidelli yang tercyduk kembali melambat di racing line, sehingga menghalangi laju pembalap lain yang sedang berjuang membukukan time lap tercepat. Kemarin di Assen, rider VR46 Ducati itu menghambat laju Enea Bastianini (Tim Tech3 KTM). Tindakan berbahayanya tersebut kemudian diganjar penalti turun 3 posisi di grid start untuk race utama hari Minggu TT Belanda.
Dengan kesal, Bestia mengatakan, “Saya tidak terlalu suka dengan cara Morbidelli berkendara. Dia seringkali melambat di lintasan, selalu seperti itu. Dia tetap berada di racing line tanpa menoleh untuk melihat apakah ada pembalap lain di belakangnya. Saya berharap, melihat Franco yang berbeda di masa depan. Karena tindakan seperti itu sangat berbahaya.”
Franco Morbidelli Dihukum Turun 3 Posisi di Grid Start Karena Menghalangi Racing Line Pedro Acosta

Tapi oh My God, hanya berselang dua pekan kemudian Franco Morbidelli kembali mengulang kesalahan yang sama. Kali ini yang jadi ‘korbannya’ adalah Pedro Acosta. Morbido membuat rider tim pabrikan KTM itu harus membatalkan fast lap-nya pada hari Jumat di Sachsenring, karena menjumpai rider Italia itu melambat di racing line tikungan 7. Hasilnya bisa ditebak. Franky kembali diganjar hukuman turun 3 posisi untuk race utama GP Jerman pada hari Minggu.
Dalam dokumen resmi hukuman tersebut tertulis: “Pada 10 Juli 2026 pukul 15:20:44 selama sesi Latihan LIQUI MOLY GRAND PRIX JERMAN, Anda terlihat melaju lambat di racing line dan mengganggu pembalap lain #37 ACOSTA di Tikungan 7. Ini melanggar instruksi khusus yang diberikan kepada para pesaing dan tim MotoGP. Oleh karena itu, ini merupakan pelanggaran Pasal 1.21.2 Peraturan Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM.”
“Karena alasan di atas, Panel Steward FIM MotoGP menjatuhkan penalti turun 3 Posisi Grid untuk Balapan LIQUI MOLY GRAND PRIX OF GERMANY MotoGP (sesuai dengan pasal 3.2.1 dan 3.3.2.3). Mengikuti Protokol Penalti yang dikeluarkan kepada tim, tindakan ini dianggap sebagai insiden Tipe MGP-SR3. Yakni melaju lambat di racing line saat awal Sesi Latihan dan mengganggu pembalap lain (bukan dalam 20 menit terakhir). Sebagai pelanggaran kedua dalam kategori ini, penalti yang tepat dalam kasus ini adalah penalti 3 Posisi Grid.”

BTW, Franky berhasil langsung lolos ke Q2 setelah mengamankan posisi ke-10 dalam sesi pra kualifikasi Jumat sore di Sachsenring tertinggal 0,638 detik di belakang pembalap tercepat Marc Marquez. Dan setelah 10 seri musim 2026, rider berusia 31 tahun itu hanya menduduki peringkat 16 dengan perolehan 43 poin atau terpaut jauh mencapai 134 poin dari rekan setimnya Fabio Di Giannantonio.












