Home Sepeda Motor Honda CB400 Super Four vs Kawasaki Z650RS: Ikon Naked 4 Silinder atau...

    Honda CB400 Super Four vs Kawasaki Z650RS: Ikon Naked 4 Silinder atau Nambah Dikit ke 650cc 2 Silinder?

    Honda CB400 Super Four vs Kawasaki Z650RS
    Honda CB400 Super Four vs Kawasaki Z650RS

    RiderTua.com – Di pasar Jepang, Honda CB400 Super Four dan Kawasaki Z650RS sama-sama menawarkan konsep naked bike bergaya klasik yang mengutamakan kenyamanan berkendara di jalan raya. Keduanya mengusung desain retro yang terinspirasi dari motor-motor legendaris Jepang, namun memiliki pendekatan berbeda dalam hal mesin, karakter berkendara, dan teknologi.

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    Secara konsep, CB400 Super Four mempertahankan filosofi naked sport klasik dengan mesin empat silinder segaris yang halus dan berputar tinggi, menjadi penerus salah satu model paling ikonik di Jepang. Sementara Z650RS memadukan desain retro era Z-series dengan mesin dua silinder modern yang lebih ringan, bertorsi besar, dan mudah digunakan untuk aktivitas harian.

    Daftar Isi

    Honda CB400 Super Four: Empat Silinder Legendaris yang Kembali Hadir

    Honda, CB400 Super Four, Honda CB400 Super Four, motor naked, motor baru, E-Clutch
    Honda CB400 Super Four

    Honda CB400 Super Four menggunakan mesin inline 4 silinder 399cc DOHC 16-klep pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 57,6 hp pada 11.500 rpm dan torsi 38 Nm pada 9.750 rpm. Karakter mesinnya sangat halus dengan putaran tinggi yang menjadi ciri khas motor empat silinder Honda, memberikan sensasi berkendara yang unik dan semakin langka di kelas menengah.

    Desainnya tetap mempertahankan identitas CB klasik, lampu depan bulat LED, jok datar, serta knalpot bergaya tradisional, meski tangkinya agak modern. Dibanding Z650RS, tampilannya lebih autentik sebagai penerus langsung keluarga CB Super Four yang telah menjadi ikon selama puluhan tahun.

    Honda, CB400 Super Four, Honda CB400 Super Four, motor naked, motor baru, E-Clutch
    Honda CB400 Super Four

    Karakter berkendaranya mengutamakan keseimbangan antara kenyamanan dan performa. Handling yang lincah dipadukan dengan distribusi bobot yang baik membuat motor ini nyaman digunakan di jalan perkotaan maupun saat menikmati jalur pegunungan khas Jepang. Suara khas mesin empat silinder juga menjadi daya tarik utama bagi para penggemar motor klasik Jepang.

    Fitur yang ditawarkan meliputi throttle-by-wire, riding mode, Honda Selectable Torque Control (HSTC), assist & slipper clutch, quickshifter opsional, panel instrumen TFT color dengan konektivitas smartphone, lampu full LED, serta ABS dual-channel.

    Keunggulan terbesar CB400 Super Four adalah mesin empat silinder yang halus, karakter berkendara yang khas, serta nilai historis yang sangat kuat sebagai salah satu naked bike legendaris Jepang. Di Jepang, harganya 998.800 yen atau sekitar Rp 111,6 jutaan.

    Kawasaki Z650RS: Retro Modern yang Ringan dan Bertorsi Besar

    Kawasaki, Z650RS, Kawasaki Z650RS, motor retro, klasik
    Kawasaki Z650RS

    Kawasaki Z650RS mengandalkan mesin 2 silinder parallel-twin 649cc DOHC 8-klep pendingin cairan yang menghasilkan tenaga 67 hp pada 8.000 rpm dan torsi 63 Nm pada 6.700 rpm. Mesinnya menawarkan tarikan kuat sejak putaran rendah hingga menengah, sehingga terasa lebih responsif untuk penggunaan harian dibanding karakter mesin empat silinder berkapasitas lebih kecil.

    Desain Z650RS terinspirasi dari Kawasaki Z900 Super Four tahun 1970-an dengan tangki bergaya tear-drop, lampu depan bulat LED, velg palang model ala jari-jari, serta pilihan warna retro. Dibanding CB400 Super Four, tampilannya lebih modern meski tetap mempertahankan nuansa klasik yang kuat.

    Kawasaki Z650RS
    Kawasaki Z650RS

    Dalam penggunaan sehari-hari, Z650RS masih terasa ringan dan mudah dikendalikan, meski bobot 188 kg yg sedikit lebih berat, serta posisi berkendara yang santai. Handling yang lincah dipadukan dengan torsi melimpah membuat motor ini nyaman digunakan di dalam kota maupun touring jarak menengah.

    Fitur yang tersedia meliputi lampu full LED, panel instrumen kombinasi analog-digital dengan layar LCD, assist & slipper clutch, ABS dual-channel, traction control (KTRC), serta konektivitas smartphone melalui aplikasi Rideology.

    Keunggulan terbesar Z650RS adalah torsi yang besar, bobot yang ringan, kemudahan berkendara, serta desain retro-modern yang menarik. Di Jepang, Kawasaki Z650RS dipasarkan sebesar 1.089.000 yen atau sekitar Rp 121,6 jutaan.

    Perbandingan Honda CB400 Super Four vs Kawasaki Z650RS
    AspekHonda CB400 Super FourKawasaki Z650RS
    Mesin4 silinder inline 399cc DOHC 16-katup pendingin cairan2 silinder parallel-twin 649cc DOHC 8-katup pendingin cairan
    TransmisiManual 6-percepatanManual 6-percepatan
    Tenaga57,6 hp pada 11.500 rpm67 hp pada 8.000 rpm
    Torsi38 Nm pada 9.750 rpm63 Nm pada 6.700 rpm
    KarakterHalus, putaran tinggi, khas mesin 4 silinderTorsi besar di putaran bawah-menengah, responsif
    DesainNaked retro klasik bergaya CB Super FourRetro-modern terinspirasi Kawasaki Z-Series
    Suspensi DepanUpside Down (USD)Teleskopik
    Suspensi BelakangMonoshock Pro-LinkHorizontal Back-link Monoshock
    RemCakram depan-belakang dengan ABS dual-channelCakram depan-belakang dengan ABS dual-channel
    Bobot187 kg188 kg
    FiturThrottle-by-Wire, riding mode, HSTC, assist & slipper clutch, quickshifter opsional, panel TFT berwarna, konektivitas smartphone, lampu full LED, ABS dual-channelLampu full LED, panel kombinasi analog-LCD, assist & slipper clutch, KTRC, ABS dual-channel, konektivitas Rideology
    KeunggulanMesin 4 silinder yang halus, karakter khas, dan nilai historis tinggiTorsi besar, bobot ringan, mudah dikendarai, dan desain retro-modern
    Harga998.800 yen (sekitar Rp 111,6 jutaan)1.089.000 yen (sekitar Rp 121,6 jutaan)

    © ridertua.com

    Informasi resmi jadwal pameran, tiket, daftar lengkap peserta dapat diakses melalui situs resmi GIIAS disini 👇 Official Media Partner GIIAS 2026 - Ridertua

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini