Home MotoGP KTM: Masalah Pedro Acosta di Hari Sabtu Belum Pernah Kami Alami Sebelumnya

    KTM: Masalah Pedro Acosta di Hari Sabtu Belum Pernah Kami Alami Sebelumnya

    Pedro Acosta
    Pedro Acosta

    RiderTua.com – KTM menjadi sorotan pada hari Sabtu di Assen. Pembalap andalannya Pedro Acosta mengalami masalah teknis sebanyak dua kali. Pertama terjadi saat FP2 dan yang kedua di Q2. Tepat di awal FP2, Acosta tiba-tiba menepi lalu memarkir RC16 miliknya di luar lintasan karena rusak.

    Karena sesi Q2 berlangsung tak lama setelah itu, juara dunia Moto2 2023 itu terpaksa menggunakan motor kedua. Tapi lagi-lagi, motornya mengalami kerusakan. Anehnya, kedua kerusakan motornya tersebut terjadi di tempat yang sama yakni tepat setelah tikungan kanan cepat ‘Meeuwenmeer’.

    KTM: Masalah Pedro Acosta di Hari Sabtu Belum Pernah Kami Alami Sebelumnya

    Hasil Sprint Race MotoGP Belanda 2026 (Revisi)
    Hasil Sprint Race MotoGP Belanda 2026 (Revisi)

    Kesamaan kedua kejadian tersebut langsung mengindikasikan bahwa penyebabnya bukan kerusakan teknis biasa. Kecurigaan itu dibenarkan oleh manajer tim Red Bull KTM Aki Ajo. “Masalah ini belum pernah terjadi sebelumnya. Saat Pedro melintasi kerb, hal tersebut memicu sensor membaca situasi yang belum pernah kami lihat sebelumnya. Akibatnya, sistem secara otomatis mengaktifkan ‘mode darurat’ (limp mode) pada motor. Motor tersebut sebenarnya tidak rusak. Saya dapat memastikan bahwa kami sudah menyelesaikan masalah tersebut,” ujar bos asal Finlandia itu.

    Apakah masalah ini juga menjadi biang kerok saat motor Pedro Acosta tiba-tiba melambat saat berada tepat di racing line sehingga memicu crash yang dialami Alex Marquez di Catalunya? “Saya ingin menegaskan bahwa masalah di Barcelona tersebut berbeda,” jawab Ajo.

    Pedro Acosta - Brad Binder
    Pedro Acosta – Brad Binder

    Faktanya, bukan hanya Acosta, para pembalap KTM yang lain juga mengalami gangguan teknis dalam beberapa bulan terakhir. Sebagian diantaranya merupakan kerusakan mesin secara mekanis yang diduga berasal dari kualitas produksi beberapa suku cadang tertentu. Berdasarkan aturan saat ini, pengembangan mesin semua pabrikan kecuali Yamaha sudah dibekukan sejak awal musim 2025. Artinya, spesifikasi dasar mesin RC16 yang digunakan KTM tidak mengalami perubahan.

    Oleh karena itu, masuk akal jika serangkaian kegagalan yang dialami pembalap KTM dalam beberapa bulan terakhir kemungkinan lebih berkaitan dengan masalah kualitas dari satu atau beberapa pemasok suku cadang penting, bukan karena desain mesin atau usia pakai mesin itu sendiri.

    Insiden Race MotoGP Catalunya 2026 - Acosta - Alex Marquez
    Insiden Race MotoGP Catalunya 2026 – Acosta – Alex Marquez

    Masalah ini menjadi krusial karena berkaitan langsung dengan batas penggunaan mesin sepanjang musim. Sebagai pabrikan yang masuk dalam status konsesi B, maka setiap pembalap KTM hanya diperbolehkan memakai 8 mesin saja selama 1 musim. Jika jumlah tersebut sudah terlampaui, maka konsekuensinya sangat berat. Setiap mesin tambahan membuat pembalap harus start dari pit lane baik dalam sprint race maupun dalam race utama hari Minggu. Hukuman yang sama akan kembali berlaku setiap kali KTM menggunakan mesin tambahan berikutnya.

    Oleh karena itu KTM harus menjelaskan secara transparan masalah teknis yang dialaminya kepada Komisi Teknis MotoGP. Mereka juga harus memastikan RC16 punya keunggulan agar kembali kompetitif sepanjang musim.

    Pedro Acosta - Jack Miller - Toprak Razgatlioglu - Taxi
    Pedro Acosta – Jack Miller – Toprak Razgatlioglu

    Saat ini Acosta masih menjadi pembalap KTM terbaik di klasemen dengan menempati peringkat 6. Kemudian ada Enea Bastianini yang berada di peringkat 12 dan Brad Binder ke-13. Sedangkan Maverick Vinales yang baru pulih dari cedera masih berada di peringkat 23.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini