RiderTua.com – Marco Bezzecchi gagal memperpanjang keunggulan poinnya di klasemen setelah hanya finis di posisi ke-4 dalam sprint race di Assen. Start dari posisi ke-3, rider pabrikan Aprilia itu kehilangan dua posisi di lap pertama. Sepanjang sprint 13 lap, dia hanya mampu menyalip satu pembalap yakni rekan setimnya Jorge Martin. Dia mengaku tidak mampu menandingi 3 pembalap peraih podium Fabio Di Giannantonio dan dua pembalap tim Trackhouse Raul Fernandez dan Ai Ogura.
“Saya belum merasa nyaman di atas motor selama 3 lap pertama. Tetapi dalam sprint race, 3 lap itu sangat penting. Keadaan membaik setelah itu dan saya menjadi lebih cepat, tetapi semuanya sudah terlambat. Itulah mengapa saya hanya berhasil finis di posisi ke-4,” ungkap MarcoBezz.
Marco Bezzecchi: Setelah 3 Lap Saya Membaik Tapi Sudah Telat untuk Merebut Podium

Apa yang menyebabkan Marco Bezzecchi gagal meraih podium? “Saya membutuhkan feel yang lebih baik dan motor yang stabil atau tidak banyak bergerak,” jawab rider berusia 27 tahun itu.
Menariknya, dua pembalap tim Trackhouse tampak tidak mengalami masalah tersebut. Raul Fernandez tampil dominan sejak awal balapan, sementara Ai Ogura memang baru bisa tampil maksimal menjelang akhir balapan. Keduanya sukses membawa tim milik Justin Marks tersebut finis 1 dan 2.
Bezzecchi mengaku belum mengetahui secara pasti mengapa performa tim satelit lebih baik dibandingkan tim pabrikan. “Saya harus membandingkan datanya terlebih dahulu. Menurut saya Raul Fernandez adalah pembalap yang paling mampu memanfaatkan ban dengan lebih baik di awal balapan. Dia memulai balapan dengan lebih tenang, tetapi setelah berhasil menyalip Jorge, dia menemukan ritmenya. Ai juga lebih cepat dari saya. Sedangkan Jorge mengalami masalah yang kurang lebih sama seperti saya,” ungkap rider asal Rimini Italia itu.

Untuk pertama kalinya, para pembalap tidak menggunakan hole-shot device saat start. Dimana perangkat yang dituduh menjadi biang kerok sejumlah crash yang terjadi di tikungan pertama itu, dilarang digunakan pada motor MotoGP mulai di TT Belanda
“Rasanya normal-normal saja. Tapi masih terlalu dini untuk membuat penilaian akhir. Kami sudah melakukan lebih dari 100 start menggunakan perangkat start tersebut. Sekarang kami baru sekali start tanpa perangkat tersebut, kami belum bisa membuat perbandingan apakah itu baik atau buruk. Saya ingin memberikan pendapat akhir saya setelah race hari Minggu,” pungkas rider berjuluk Simply The Bezz itu.
Bezzecchi masih kokoh sebagai pemimpin klasemen dengan mengumpulkan 186 poin atau hanya unggul 9 poin atas Jorge Martin yang finis ke-5 dalam sprint di Assen.

Bro, Marco Bezzecchi sekarang emang makin dikenal sebagai seorang ‘sunday rider’. Sesi sprint race sejauh ini emang masih jadi kelemahannya, tapi doi terkenal bakal langsung gacor pas balapan utama di hari Minggu.
Nah, setelah kemarin di sesi sprint Assen doi cuma bisa puas finish di posisi ke-4, pertanyaannya: apakah nanti malam di balapan utama Bezzecchi bakal bangkit buat menang atau minimal mengamankan podium? Kita tunggu aja pembuktiannya malam ini pukul 19.00 WIB! Motor-motor Aprilia terbukti Semakin di Depan 🤭






