Home MotoGP Marc Marquez: Saya Ingin Menikmati Tahun-tahun Terakhir Saya Sebagai Pembalap

    Marc Marquez: Saya Ingin Menikmati Tahun-tahun Terakhir Saya Sebagai Pembalap

    Marc Marquez

    RiderTua.com – Ducati baru saja mengumumkan secara resmi perpanjangan kontrak Marc Marquez untuk 2027 dan 2028. Juara dunia 9 kali itu sempat merasa ragu untuk teken kontrak karena kondisi fisiknya yang masih belum fit. Sebelumnya, dia berkali-kali menegaskan bahwa dia tidak akan menandatangani kontrak sebelum kondisi fisiknya prima.

    Usai crash di Mandalika pada Oktober 2025 yang membuatnya harus absen hingga akhir musim, Marquez masih saja kesulitan dengan kondisi fisiknya di beberapa balapan pertama musim 2026. Usai crash di Le Mans yang membuat kakinya cedera, rider berusia 33 tahun itu memutuskan untuk menjalani dua operasi sekaligus pada kaki dan bahunya (sekrup yang dipasang pada operasi sebelumnya bergeser dan menekan syarafnya).

    Marc Marquez: Saya Ingin Menikmati Tahun-tahun Terakhir Saya Sebagai Pembalap

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Setelah absen dalam 2 seri (GP Prancis dan Catalunya), Marc Marquez melakukan upaya comeback di Mugello. Hanya berselang dua pekan kemudian, secara mengejutkan dia berhasil mendominasi akhir pekan dengan meraih pole position dan memborong 2 kemenangan di Hungaria. Tak hanya itu, rider Spanyol itu meraih podium (finis ke-3) dalam sprint dan menang di race utama di GP Ceko.

    Meski masih belum fit 100 persen, namun Marquez merasa saat ini tubuhnya sudah cukup baik untuk menilai apakah diirnya masih mampu bertarung di level tertinggi dalam 2 tahun ke depan. “Saya akan terus balapan karena saya mencintai olahraga ini dan saya masih punya target-target besar yang ingin saya capai. Saya yakin inilah tempat yang tepat untuk mewujudkan semuanya,” ujarnya.

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Seberapa sulit Marquez mengambil keputusan untuk menandatangani kontrak 2 tahun lagi bersama Ducati? BTW, di awal-awal musim dia sempat meminta kontrak hanya 1 tahun, yang kemudian ditolak oleh Ducati. “Saya sangat senang bisa memperpanjang kontrak dengan tim Ducati-Lenovo. Memang itulah yang saya inginkan. Setelah saya cedera di Indonesia, musim dingin tidak berjalan mudah. ​​Namun Ducati tetap percaya pada saya, dan mereka memberi saya waktu dan kepercayaan untuk memikirkannya dengan tenang,” ungkapnya.

    Marquez melanjutkan, “Saat menjalani proses rehabilitasi, saya selalu mengatakan bahwa lebih baik tidak membuat keputusan tentang masa depan. Ducati memberi saya waktu untuk itu. Secara mental, saya siap untuk 2027 dan 2028. Saya ingin terus menikmati gairah saya, yaitu MotoGP. Saya berharap dan yakin bahwa tubuh saya akan segera siap sepenuhnya.”

    “Dalam beberapa pekan terakhir, saya mampu membuktikan kepada diri sendiri bahwa secara bertahap saya mencapai level yang cukup untuk kembali bersaing. Sekarang, saya ingin sepenuhnya fokus pada musim 2026, karena yang terpenting adalah yang terjadi saat ini,” imbuhnya.

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Apa target yang masih ingin dicapai Marquez dalam kariernya? “Target terbesar saya adalah menikmati tahun-tahun terakhir karier saya. Ada atlet yang membenci olahraga yang mereka geluti menjelang akhir karier mereka. Biasanya, karena harus menghadapi cedera, tekanan, atau hasil yang buruk. Saya ingin menikmati tahun-tahun terakhir saya sebagai pembalap. Itulah target utama saya,” tegas rider berjuluk Baby Alien itu.

    Marc Marquez adalah salah satu dari 11 pembalap MotoGP yang ikut berpartisipasi dalam tes hari Senin di Brno dengan motor 850cc dengan ban Pirelli. Apa kesan pertamanya? “Kesan pertama hanyalah kesan pertama. Kami harus memperhatikan banyak hal. Masih ada banyak pekerjaan yang harus dilakukan tim dan juga banyak hal yang harus kita hadapi di kejuaraan tahun depan. Tapi sebagai permulaan, hasilnya tidak buruk,” ungkapnya sambil tersenyum.

    Akankah Marquez mampu bersaing untuk meraih kemenangan di Assen akhir pekan ini? “Tahun lalu saya memang bukan pembalap tercepat, tetapi saya tetap bisa menang. Namun ini adalah trek di mana saya selalu mengalami masalah, bahkan ketika saya dalam kondisi prima. Jadi saya memperkirakan, saya akan mengalami lebih banyak masalah tahun ini,” jawabnya.

    Marc Marquez 3
    Marc Marquez

    Marquez menambahkan, “Brno mengajarkan kepada saya bahwa saya harus menjalaninya hari demi hari. Tidak ada batasan, tetapi juga tidak ada target yang ditetapkan. Ini akan menjadi salah satu trek terakhir di mana saya akan kesulitan.”

    Ducati secara resmi mengumumkan bahwa Pedro Acosta akan bergabung dengan Marc Marquez untuk 2027 dan 2028. Tahun depan, juara dunia MotoGP 7 kali itu akan punya rekan setim yang usianya 11 tahun lebih muda darinya, yang tentu datang dengan semangat ‘juang 45’, dan yang menarik juga punya gaya balap agresif seperti dirinya.

    “Pedro adalah salah satu pembalap terbaik di pasar pembalap. Dia menjadi opsi yang bagus untuk tim mana pun. Dia adalah pembalap yang cepat, masih muda, dan penuh semangat. Dia akan langsung kompetitif sejak awal. Tetapi saya tidak ingin banyak bicara soal itu, karena saya sangat menghormati Pecco Bagnaia. Dia adalah rekan setim saya saat ini!” pungkas Marc Marquez.

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Menjelang TT Assen, Marquez berada di peringkat 4 dengan perolehan 140 poin hanya tertinggal 40 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia). Kini perebutan gelar dunia kembali terbuka untuk Marquez, mengingat masih ada banyak balapan yang tersisa. GP Belanda merupakan seri ke-10 dari 22 seri di MotoGP musim 2026.

    © ridertua.com

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini