RiderTua.com – Marc Marquez mengulang kisah suksesnya di Balaton Park hari Minggu kemarin. Setelah meraih pole position dan menang dalam sprint race hari Sabtu, rider Ducati Lenovo itu berhasil merayakan kemenangan di balapan utama hari Minggu. Padahal sebelumnya dia sempat pesimis bisa menang, mengingat kondisi fisiknya yang belum pulih sepenuhnya.
Ini merupakan kemenangannya yang ke-100 di semua kelas atau kemenangan ke-79 di MotoGP. Bagi Marquez, ini adalah penantian yang panjang. Kemenangan terakhirnya tercatat diraih di GP Misano 2025. BTW, ini merupakan kemenangan pertama tim pabrikan Ducati Lenovo musim ini.
Dengan kemenangan ini, Marquez berhasil memangkas selisih poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia) menjadi 72 poin. Seperti yang diketahui, Bezzecchi terjatuh di tikungan pertama di lap pembuka setelah ditabrak rekan setimnya Jorge Martin bersama Fermin Aldeguer, Raul Fernandez, dan Fabio Di Giannantonio yang juga menjadi korban.
Marc Marquez: Comeback yang Sangat ‘Mahal’ Menuju Puncak Podium

Dalam balapan yang berlangsung 26 lap, Marc Marquez terlibat duel sengit melawan Pedro Acosta yang sempat memimpin di awal-awal balapan. Terlepas dari crash massal yang terjadi di tikungan pertama, balapan menjadi seru dengan suguhan duel antara Marquez vs Acosta.
Marquez mengatakan, “Saya sangat bahagia. Semuanya berubah dalam setahun terakhir. Tapi begitulah olahraga ini, semuanya bisa berubah dari satu hari ke hari berikutnya. Semuanya berjalan ke arah yang sama sekali berbeda. Saya tahu saya mungkin tidak punya banyak kesempatan untuk menang, tetapi saya tahu saya punya peluang besar untuk menang di sini. Saya ingin berterima kasih kepada semua orang yang percaya pada saya. Ini adalah comeback yang sangat mahal menuju podium teratas.”

“Di situ kamu benar-benar memberi saya perlawanan lagi. Tapi saya mendengarmu, itu balapan yang mengandalkan insting,” puji Pedro Acosta usai balapan, yang dia katakan kepada Marquez sebelum naik podium.

Marc Marquez kembali mendominasi MotoGP Hungaria 2026 dengan meraih kemenangan setelah memimpin jalannya balapan pada paruh kedua race. Namun, hasil ini juga tidak bisa dilepaskan dari insiden besar di tikungan pertama yang melibatkan Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Raul Fernandez. Ketiga pembalap Aprilia tersebut gagal menyelesaikan balapan setelah terjatuh dalam insiden yang bermula dari crash Martin pada lap pembuka.
Melihat situasi tersebut, muncul pertanyaan menarik. Apakah jalannya balapan akan berbeda jika pasukan Aprilia tetap utuh hingga garis finis? Jawabannya tentu tidak pernah bisa dipastikan. Yang jelas, tiga nama yang memulai balapan dari posisi enam, tujuh, dan delapan itu sudah tersingkir sejak lap pertama, sehingga kesempatan mereka untuk ikut mewarnai persaingan di depan pun langsung berakhir. Pada akhirnya, Marc Marquez berhasil memanfaatkan situasi yang ada untuk kembali menjadi penguasa Balaton Park…!! (IMHO)
Marc Marquez: Comeback Ngeri atau karena Pasukan Aprilia Tumbang Sendiri?






