RiderTua.com – Dari posisi ke-4, Marc Marquez start dengan sangat bagus bahkan sempat memimpin balapan walau hanya beberapa saat saja. Namun seiring berjalannya sprint race 11 lap, rider Ducati Lenovo itu terus merosot. Pada akhirnya juara dunia 9 kali itu berhasil finis ke-5 tertinggal 9 detik di belakang pemenang Raul Fernandez (Trackhouse Aprilia). Untuk pembalap yang belum sepenuhnya pulih dari cedera, hasil ini sudah sangat mengesankan.
“Itu seperti ‘deja vu’ dari tahun 2025. Saya masih cepat dan belum lupa cara mengendarai motor. Namun kalau kita punya kecepatan tapi tanpa kontrol, kita tidak akan bisa tampil konsisten,” ujar Marquez sambil tersenyum.
Marc Marquez: Saya Masih Cepat Tapi Belum Bisa Konsisten

Dalam kondisi fisik yang belum prima, Marc Marquez masih mampu melakukan satu lap cepat. Tetapi tidak untuk full race. “Dalam latihan, saya melahap 4 atau 5 lap berturut-turut dan saya merasa kesulitan. Dalam sprint saya berusaha mencapai level 100 persen, tetapi tidak lebih dari itu. Karena apa yang saya dapatkan di awal balapan, hilang di akhir balapan. Saya belum mampu secara konsisten mempertahankan level tinggi di setiap lap,” jelas rider berusia 33 tahun itu.
Usai menjalani operasi pada bahunya, kini tangan Marquez kembali bisa menulis. “Kedengarannya seperti bercanda. Tetapi dalam beberapa balapan sebelum Le Mans, saya tidak dapat menulis di kertas karena tangan saya gemetar hebat. Dan usai sprint di Mugello, kini saya kembali bisa menulis. Itu adalah sinyal yang sangat positif bagi saya,” ungkap juara dunia MotoGP 7 kali itu.

Jorge Martin (Aprilia) berhasil membukukan rekor top speed MotoGP hingga 368,6 km/jam di FP2 pada Sabtu pagi di Mugello. Apakah Marquez pernah membayangkan top speed hampir menyentuh 370 km/jam di awal karier MotoGP-nya pada 2013? “Tidak. Untungnya, kami akan sedikit lebih lambat tahun depan,” jawab merujuk pada era baru dengan motor 850cc yang akan dimulai tahun depan.
Untuk race utama hari Minggu yang berlangsung dalam 23 lap, Marquez bersikap realistis. Menurutnya saat ini 2 rekannya Fermin Aldeguer dan Pecco Bagnaia adalah pembalap Ducati yang lebih cepat darinya. Meski begitu, dia akan tetap tampil ‘all out’ agar bisa meraih hasil yang maksimal.

BTW, dengan tambahan 5 poin dari hasil sprint di Mugello, The Baby Alien bertahan di peringkat 9 dengan perolehan 62 poin dalam klasemen. Kini dia tertinggal 86 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi (Aprilia).






