RiderTua.com – Tak seperti biasanya yang selalu memakai baju warna kuning stabilo, kali ini Fabio Di Giannantonio dan seluruh kru tim VR46 terlihat kalem dengan mengenakan baju warna hitam di Mugello. Warna hitam dipilih tim VR46 untuk menghadapi balapan kandang mereka kali ini, yang mengusung tema ‘Black dan Light’ yang menunjukkan keagresifan mereka di lintasan. Tak hanya baju, Diggia juga memamerkan helm edisi khusus Mugello dengan perpaduan antara warna hitam dan emas yang elegan.
Bagi Diggia dan mungkin bagi sebagian besar pembalap Italia, sirkuit yang terletak di Tuscany tersebut merupakan trek legendaris yang selalu menawarkan balapan yang seru dan tontonan yang sangat menarik. “Saya akui, sejak dulu saya sangat menikmati pesta dan suasana di sekitar Mugello, meskipun saya ragu semua yang terjadi di sini selalu legal,” ujarnya sambil tertawa.
Fabio Di Giannantonio: Kembalinya Marc Marquez Sangat Penting, Meski Itu Artinya Duel di Lintasan akan Sangat Sengit

Menariknya, Fabio Di Giannantonio merekomendasikan para pengggemar untuk nonton balapan di area antara tikungan 5 dan 8. “Khususnya area dari ‘Casanova’ ke ‘Savelli’ dan kemudian ke ‘Arabbiata 1. Di area itu, pembalap benar-benar menunjukkan kemampuannya dan membuat perbedaan. Bagian lintasan itu sangat fantastis, karena perubahan elevasi dan kemiringan lintasan,” ungkap rider asal Roma Italia itu.
Tak heran jika Diggia menyukai area itu, karena pada balapan di Mugello tahun lalu dia berhasil menyalip Pecco Bagnaia di area tersebut untuk merebut posisi ke-3. Dan Pecco akhirnya hanya finis ke-4.
Bagaimana kondisi Diggia saat ini, mengingat dia sempat absen dalam tes hari Senin di Barcelona karena tangannya sakit usai terkena ban depan Alex Marquez yang lepas di Barcelona. “Seharusnya semuanya baik-baik saja. Saya masih harus mengeceknya di atas motor, tetapi semuanya akan baik-baik saja. Race hari Minggu di Barcelona sangat intens dan benar-benar menguras tenaga dan emosi kami semua. Kami butuh sedikit waktu untuk bernapas untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan selanjutnya,” jelas rider berusia 27 tahun itu.

Akhir pekan ini sang juara bertahan Marc Marquez melakukan upaya comeback di Mugello, setelah absen di GP Catalunya karena cedera. Meski belum pulih 100 persen dan masih mengenakan pelindung kaki di kaki kanannya, namun juara dunia 9 kali itu optimis bisa menjalani balapan akhir pekan dengan baik. “Kembalinya sang juara sangat penting untuk Kejuaraan Dunia, meski itu berarti duel di lintasan akan sangat sengit. Tetapi pada akhirnya, ini tentang bersaing melawan pembalap terbaik,” pungkas Diggia.
Diggia berhasil memenangkan GP Catalunya. Ini merupakan kemenangan pertamanya, sejak terakhir menang di GP Qatar pada 2023 saat masih membalap untuk tim Gresini. Dan ini merupakan kemenangan ke-4 bagi tim VR46, dimana Marco Bezzecchi berhasil memenangkan 3 balapan untuk tim milik Valentino Rossi itu pada 2023. Saat ini Diggia menempati peringkat 3 dalam klasemen tertinggal tertinggal 11 poin dari Jorge Martin yang berada di peringkat 2 dan defisit 36 poin dari pemimpin klasemen Marco Bezzecchi.







