RiderTua.com – Luca Marini ikut terseret jatuh saat Johann Zarco crash usai menabrak bagian belakang motor Pecco Bagnaia, ketika rombongan pembalap memasuki tikungan pertama yang sempit saat restart pertama di MotoGP Catalunya hari Minggu kemarin. Kaki Zarco tersangkut di motor Pecco sehingga saat motor jungkir balik, rider tim LCR Honda itu ikut jungkir balik juga. Melihat hal tersebut, Marini dan Pecco langsung berlari menghampiri Zarco dan menyuruh agar tim medis segera datang dan menolongnya.
Zarco langsung dilarikan ke rumah sakit di Barcelona dan didiagnosis mengalami cedera ligamen lutut dan retakan kecil pada tulang fibula. Pada Senin sore, rider berusia 35 itu sudah keluar dari rumah sakit dan langsung pulang ke Prancis untuk berkonsultasi dengan spesialis lutut disana.
Luca Marini: Crash yang Menimpa Johann Zarco, Mengingatkan Saya dengan Insiden yang Saya Alami di Suzuka Tahun Lalu

Melihat kejadian itu, Luca Marini mengaku teringat pada insiden ketika dirinya crash saat menjalani tes untuk persiapan berkompetisi dalam balapan ketahanan Suzuka 8 Hours tahun lalu. Crash yang dialami rider berusia 28 tahun itu sangat parah yang membuatnya mengalami dislokasi pinggul kiri, kerusakan ligamen lutut, patah tulang dada dan tulang selangka, serta pneumotoraks (paru-paru kolaps).
Marini menjelaskan, “Pertama, penting untuk mengatakan bahwa saya berharap yang terbaik, pemulihan cepat, dan terutama bisa kembali fit 100 persen untuk Alex Marquez dan Johann Zarco. Saya melihat insiden Johann dengan cukup jelas. Itu adalah momen yang cukup berat. Saya langsung teringat insiden yang alami saya di Suzuka.”
“Tetapi untungnya ambulans cepat datang, begitu juga para dokter. Jadi saya berharap, setidaknya rasa sakitnya tidak berlangsung lama. Saya juga berharap dia bisa cepat kembali,” imbuh adik legenda MotoGP Valentino Rossi itu.

Usai crash, Marini dan Pecco lanjut restart kedua dengan memakai motor cadangan. “Sayangnya, dengan motor kedua koplingnya masih baru dan start saya juga sangat buruk. Saya kehilangan banyak posisi. Tetapi saya puas dengan pekerjaan yang kami lakukan selama akhir pekan. Saya memulai balapan akhir pekan dengan sangat buruk pada hari Jumat dan Sabtu. Lalu motor saya meningkat pesat dan hari ini saya benar-benar bisa balapan dengan baik. Sayang sekali di awal balapan saya kehilangan banyak posisi,” jelas rider Honda Castrol asal Urbino Italia itu.
Marini akhirnya mampu finis di posisi ke-7, tapi karena rekan setimnya Joan Mir yang sedianya finis ke-2 kena penalti 16 detik akibat melanggar aturan tekanan ban dan harus turun ke posisi ke-13 akhirnya Marini naik ke posisi 6 dan mengantongi tambahan 10 poin. Usai GP Barcelona, Marini berada di peringkat 11 dengan perolehan 43 poin dalam klasemen.






