Home Sepeda Motor Honda Solo, Bukan dari Kota Solo: Sang “Sepeda Bermesin” yang Kini Jadi...

    Honda Solo, Bukan dari Kota Solo: Sang “Sepeda Bermesin” yang Kini Jadi Permata Langka

    Honda Solo
    Honda Solo

    RiderTua.com – Honda Solo hmmmmm…. yang mendengar kata ‘Solo’ mungkin akan segera ingat nama sebuah kota yang lagi terkenal saat ini.. Namun ternyata bukan buatan atau made ini kota Solo ya bro… Solo bisa diartikan sebagi jomblo..sendiri..single..kalau di motor ini saja bisa dilihat dari jok terpisah cuma satu pulak..bisa diperkirakan yang naik motor ini mungkin belum punya pasangan, jomblo atau bahkan ‘duren‘ alias duda keren….haisssss…

    Daftar Isi

    Honda Solo, yang Bukan dari Kota Solo

    BTW, sekarang agak serius… Dunia otomotif seringkali melahirkan karya yang melampaui zamannya, dan Honda Solo adalah salah satunya. Dirilis pada Maret 2003, Solo merupakan model keempat dari jajaran “N Project” Honda…tim yang juga melahirkan ikon seperti Ape dan Zoomer. Bagi mereka yang rindu dengan tampilan retro-minimalis, Honda Solo adalah jawabannya.

    Nahh..saat kita melihat Honda Solo ini seperti melihat mesin waktu dari tahun 1950-an. Desainnya sangat radikal untuk ukuran motor produksi massal: rangka backbone yang terekspos, jok model saddle layaknya ‘sepeda onthel’, dan ban ramping berdiameter 18 inci. Keunikan utamanya terletak pada jantung pacunya… Solo menggendong mesin legendaris Honda Super Cub (mesin horizontal) yang terkenal sangat bandel dan irit bahan bakar. Dengan transmisi 3-percepatan otomatis (tanpa tuas kopling), motor ini dirancang untuk santai, bukan untuk adu kecepatan.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Honda Solo
    Honda-Solo

    Salah satu hal yang membuat Solo begitu spesial saat itu adalah Color Order Plan. Honda menawarkan fleksibilitas luar biasa bagi pembelinya. Dengan pilihan 6 warna tangki dan rangka, serta berbagai kombinasi warna jok, lampu, hingga finishing mesin, terdapat total 285 kombinasi warna yang bisa dipilih. Hal ini membuat hampir setiap unit Honda Solo yang turun ke jalan terasa personal dan eksklusif…..

    Namun, pesonanya yang terlalu “artistik” mungkin membuatnya kurang praktis bagi pasar umum saat itu, sehingga produksinya tidak berlangsung lamaa… Kini, melihat Honda Solo di jalanan adalah momen langka. Ia bukan lagi sekadar alat transportasi, melainkan sebuah karya seni bergerak yang nilai estetikanya justru semakin menguat seiring berjalannya waktu…

    Di Indonesia modif kayak gini pasti mudah.dan banyak yang jago… 🙂

    Honda Solo
    Honda Solo

    Estimasi Harga Honda Solo (Hanya Perkiraan) dari Mbah Google….

    • Harga Saat Rilis (2003): Sekitar 199.000 Yen. Jika dikonversi ke Rupiah saat itu, berada di kisaran belasan hingga dua puluh juta rupiah.
    • Harga Saat Ini (Pasar Kolektor): Karena statusnya yang langka, harganya kini masih gelapp..ora pasti…
    • Di Jepang atau pasar kolektor Indonesia, unit bekas yang full original bisa menyentuh angka Rp 40.000.000 hingga Rp 70.000.000 lebih.. tergantung kondisi dan kelengkapan dokumen… bikin sendiri mungkin lebih murah??

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini