Home MotoGP Gigi Dall’Igna Bantah Pernyataan Andrea Dovizioso: Kondisi Marc Marquez akan Fit 100...

    Gigi Dall’Igna Bantah Pernyataan Andrea Dovizioso: Kondisi Marc Marquez akan Fit 100 Persen di Jerez

    Marc Marquez - Pecco Bagnaia - Gigi Dall'Igna
    Marc Marquez - Pecco Bagnaia - Gigi Dall'Igna

    RiderTua.com – Halo pembaca setia RiderTua. Gigi Dall’Igna membantah pernyataan Andrea Dovizioso yang menyebutkan bahwa kondisi fisik Marc Marquez lebih serius daripada yang terlihat. Pernyataan yang dilontarkan beberapa pekan lalu itu jelas menimbulkan spekulasi. Banyak yang memperkirakan juara dunia 9 kali akan pensiun akhir tahun ini, mengingat kondisi fisiknya yang sudah tak memungkinkan untuk terus balapan dengan sejumlah cedera..

    Apalagi, Marquez sendiri juga belum menegaskan secara pasti kondisinya. Bahkan kemarin dalam sebuah wawancara dia sempat ngomong atau tepatnya mempertanyakan sendiri, ‘apakah ini akan menjadi gelar dunia terakhirku?’. Ditambah lagi, hingga hari ini rider berusia 33 tahun itu belum juga teken perpanjangan kontrak dengan Ducati. Dan dia berkali-kali ngomong kalau dia tidak akan menandatangani kontrak jika dia sendiri belum yakin akan kondisinya.

    Gigi Dall’Igna Bantah Pernyataan Andrea Dovizioso: Kondisi Marc Marquez akan Fit 100 Persen di Jerez

    Selain membahas kondisi Marc Marquez, Gigi Dall’Igna juga mengungkapkan situasi Pecco Bagnaia. “Menurut saya, keduanya baik-baik saja. Pecco tampak sangat tenang, sangat jernih dalam komentar yang dia buat selama latihan, tes, dan persiapan balapan. Dan Marc juga baik-baik saja. Jelas dia mengalami cedera yang cukup parah. Dia absen dalam 5 seri di akhir musim, oleh karena itu dia masih dalam proses pemulihan. Tapi jujur, saya melihat dia baik-baik saja dan saya rasa dia akan dalam kondisi fit 100 persen di Jerez,” tegas genaral manajer Ducati Corse itu.

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu.
    Gigi Dall'Igna - Marc Marquez - Pecco Bagnaia
    Gigi Dall’Igna – Marc Marquez – Pecco Bagnaia

    Sebagai informasi, Marquez pertama kali cedera parah di Jerez pada 2020 yang membuatnya absen hampir 1 musim penuh. Kemudian mengalami highside di Mandalika pada 2022 yang membuatnya kembali cedera bahkan mengalami gangguan penglihatan (diplopia atau penglihatan ganda). Terakhir, dia kembali crash di Mandalika pada Oktober 2025. Cedera ini membuatnya terpaksa mengakhiri musim lebih awal dan tampil kurang impresif di awal musim 2026.

    Ducati mendominasi dalam beberapa tahun terakhir. Tapi tampaknya, motor yang harus dikalahkan musim ini adalah Aprilia. Pabrikan asal Noale tersebut berhasil memenangkan 3 grand prix pertama musim ini dan memuncaki klasemen konstruktor. Bahkan 2 pembalapnya berada di peringkat 1 dan 2 dalam klasemen pembalap dengan selisih hanya 4 poin saja. Peningkatan besar Aprilia sudah terlihat mulai pertengahan tahun lalu dan trennya terus berlanjut hingga musim ini.

    Marc Marquez
    Marc Marquez

    Menurut Dall’Igna ini berkat sistem konsesi yang baru di MotoGP. “Tak diragukan lagi, sistem konsesi justru dirancang untuk menyeimbangkan persaingan. Secara tidak langsung, ini merugikan Ducati yang dalam beberapa tahun terakhir kami membuat perbedaan besar dari segi teknis. Tapi saya tegaskan, ini bukan alasan untuk mencari pembenaran. Kami ada di sini untuk bersaing meraih kemenangan, jadi kami benar-benar harus bekerja keras dan melakukan segala daya upaya agar motor kami kembali sebagai acuan di MotoGP,” jelas insinyur asal Italia itu.

    Dall’Igna juga mengungkapkan betapa pentingnya tes di Jerez karena akan memberi kesempatan kepada Ducati mencoba berbagai ide baru di lintasan untuk mengembalikan performa terbaik mereka. “Dalam tes itu, mungkin juga dalam balapan, kami akan mencoba melakukan beberapa tes untuk menemukan solusi,” pungkasnya.

    © ridertua.com

    Konten promosi pihak ketiga – hasil dapat berbeda untuk setiap individu....

    TINGGALKAN BALASAN

    Silakan masukkan komentar Anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini