RiderTua.com – Para pembaca setia RiderTua. Pada FP1 Jumat pagi di GP Amerika, Maverick Vinales hanya menempati posisi ke-13. Sesaat sebelum sesi pra kualifikasi Jumat sore, secara mengejutkan tim Tech3 KTM mengumumkan bahwa Vinales mundur dari balapan akhir pekan di COTA.
Berikut pernyataan tim Tech3: “Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh tim medis MotoGP, Maverick Vinales memutuskan untuk tidak melanjutkan GP Amerika Serikat akhir pekan ini. Maverick mengalami nyeri dan kehilangan kekuatan pada bahu kirinya. Dari hasil pemeriksaan awal pekan ini ditemukan bahwa sekrup yang dipasang setelah cedera di Sachsenring tahun lalu, bergeser. Dia sekarang akan kembali ke Eropa untuk menjalani operasi kecil untuk mengeluarkan sekrup tersebut, dengan tujuan agar fit untuk GP Spanyol (Jerez pada 24-26 April).”
Maverick Vinales Mundur dari GP Amerika: Sekrup Pada Bahunya Lepas

Bagi Maverick Vinales ini akan menjadi semacam pukulan, mengingat dia belum mencetak satu pun poin setelah menyelesaikan 2 seri pertama musim ini. “Saya ingin tahu apa yang terjadi, karena saya merasa kehilangan tenaga dan juga kesakitan. Ternyata ada sekrup yang lepas, itu bagian buruknya. Hal positifnya adalah sekrup tersebut berada di posisi yang aman dan bagian lain tidak ada yang rusak,” jelas rider berjuluk Top Gun itu.
Vinales melanjutkan, “Teorinya, sekrup itu hanya perlu diangkat dan kemudian saya fokus pada pemulihan. Tetapi melanjutkan balapan dalam kondisi seperti ini tidak mungkin. saya kalah 0,7 detik hanya dalam 4 tikungan. Apalagi di Austin, di mana Sektor 1 biasanya adalah kekuatan saya, tapi saya justru kalah 0,7 detik. Tidak ada gunanya melanjutkan akhir pekan, jika saya tidak dalam kondisi terbaik. Saya harus kembali dalam kondisi fit 100 persen. Sekarang saya akan terbang pulang, menjalani operasi, dan kemudian memulai pemulihan saya.”

Kapan Vinales pertama kali menyadari ada sesuatu yang salah dengan bahunya? “Di Sepang semuanya normal. Saya full energi, semuanya sudah sembuh, dan saya menjalani latihan yang bagus selama musim dingin. Tapi setelah itu, saya merasakan kesakitan setelah menjalani setiap sesi dan setiap balapan. Jadi saya memutuskan untuk memeriksakannya lagi,” jawab rider berusia 30 tahun itu.
Vinales menambahkan, “Tidak normal jika saya tidak bisa berada di level yang baik. Di trek lain mungkin saya kehilangan waktu hanya di satu atau dua titik, tetapi di sini terjadi di area mana pun. Lebih baik menghentikan semuanya untuk memulihkan diri. Saya juga berkonsultasi dengan dokter MotoGP, Angel Charte. Dia bilang kepada saya bahwa, tidak ada untungnya bagi saya jika saya tetap berkompetisi akhir pekan ini. Jika bahu saya cedera lagi, itu bisa berakibat fatal.”
Usai GP Brasil, ββVinales sempat menjalani pemeriksaan. “Saya menjalani CT scan pada hari Kamis di sini. Kemudian saya menunggu tanggapan dokter. Mereka mengatakan saya bisa balapan, tetapi saya ingin tampil dalam kondisi maksimal. Pada akhirnya, itulah keputusan yang kami buat,” pungkasnya.









