RiderTua.com – Apa kabar Bro-Sis? Ada info seru nih dari meja redaksi RiderTua. Pada akhir musim lalu, Maverick Vinales mengumumkan bahwa dia menunjuk Juara Dunia MotoGP 3 kali Jorge Lorenzo sebagai pelatih pribadinya. Pembicaraan kerjasama ini sebenarnya dimulai setelah Vinales memenangkan GP Amerika pada 2024 untuk Aprilia.
Pada 2025, rider berusia 30 tahun itu memutuskan pindah ke tim Tech3 KTM. Meski kesulitan di awal musim, namun Vinales menunjukkan performa kuat mulai seri ke-4 di Jerez dan beberapa balapan berikutnya. Namun cedera memupus harapannya meraih hasil yang lebih baik pada debutnya dengan RC16. Dia merampungkan musim 2025 hanya di peringkat 18 dalam klasemen.
Maverick Vinales Pecah Kongsi dengan Jorge Lorenzo?

Namun belakangan, banyak yang mempertanyakan kelanjutan kerjasama antara keduanya. Bagaimana tidak, Maverick Vinales belum mampu menunjukkan performa terbaiknya setelah 2 seri pertama musim 2026. Dia hanya finis ke-16 di GP Thailand, tertinggal 30 detik dari pembalap KTM terbaik Pedro Acosta yang finis ke-2. Sementara di GP Brasil, rider Spanyol itu finis ke-18 atau finis paling akhir tertinggal 36,3 detik dari pemenang Marco Bezzecchi (Aprilia). Sejauh ini Vinales belum mencetak satu pun poin, sementara rekan setimnya Enea Bastianini justru sudah mengumpulkan 5 poin dan menempati peringkat 17 di klasemen.
Sebelum GP Brasil, Vinales mengungkapkan bahwa dia akan mengubah spek motornya agar sesuai dengan spek yang digunakan Acosta jika dia tidak membuat kemajuan di Goiania. Sampai saat ini dia menggunakan suku cadang dari musim 2025, yang membuatnya menjadi pembalap terkuat KTM di paruh pertama musim lalu.
“Di Austin, saya akan mengendarai motor 2026 sepenuhnya dan memulai dari awal dengan motor yang sama seperti digunakan semua pembalap,” ujarnya.

Ada yang menarik, Lorenzo hadir untuk mendampingi Vinales di Thailand. Namun mantan pembalap berusia 40 tahun itu tidak terlihat hadir di Brasil. Rumor di paddock mengungkapkan bahwa kini hubungan keduanya sudah berakhir, meskipun belum ada pernyataan resmi soal ini.
Dilansir dari media asal Spanyol Motorsport.com, soal Lorenzo Vinales mengatakan, “Dia tidak datang, semuanya masih berjalan seperti biasanya. Tetapi kerja sama dengan Jorge sudah berlangsung sepanjang musim dingin sebagai persiapan untuk menghadapi musim baru. Sekarang selama musim ini berjalan, saya lebih banyak bekerja dengan tim baik di grand prix maupun di garasi.”
Ketika manajer tim Tech3 Nicolas Goyon ditanya soal ketidakhadiran Lorenzo di Brasil, dia mengatakan, “Saya percaya hubungan mereka baik-baik saja. Dia memang tidak ada di sini. Maaf, saya tidak tahu banyak soal ini. Itu urusan Maverick, kami hanya fokus pada staf teknis dan pada balapan.”
Ketika Vinales ditanya apakah Lorenzo akan hadir di Austin? “Tidak, dia tidak akan datang ke Austin. Namun saat ini, saya tidak tertarik pada rumor. Saya punya masalah lain yang harus saya pikirkan,” tegasnya. Pernyataan Vinales ini hanya untuk meredam rumor. Tapi dia juga tidak membantah rumor tersebut, yang akhirnya semakin memicu spekulasi.

Terkait bursa pembalap untuk 2027, Vinales dikabarkan akan bergabung ke tim pabrikan KTM bersama Alex Marquez. Keputusan ini diambil lantaran Acosta diberitakan akan direkrut tim pabrikan Ducati Lenovo untuk menggantikan Pecco Bagnaia yang rumornya akan pindah ke Aprilia.
Namun menurut Motorsport, awal musim Vinales yang buruk tampaknya menutup pintu untuk kepindahannya ke tim pabrikan KTM. Ini artinya masa depan Vinales berada di ujung tanduk, mengingat tim Tech3 juga mengungkapkan kekecewaannya usai GP Thailand beberapa waktu yang lalu. Jadi gimana nih nasib Vinales…???









